"Saya yakin tim penilai dari Provinsi Kaltim akan menetapkan Desa Sidorejo menjadi juara 1, asalkan. Ini asalkan ya, asalkan semua indikator dan syarat yang ada mendapat nilai sempurna," ujar Tohar yang kemudian disambut tawa tamu dan undangan saat memberikan sambutan pembukaan penilaian lomba desa di Sidorejo, Selasa.
Hal itu dikatakan Tohar di depan semua tim penilai dari Provinsi Kaltim dan tamu maupun undangan, saat pembukaan lomba desa Tingkat Kaltim. Desa Sidorejo merupakan desa pertama yang dinilai oleh Kaltim. Sedangkan untuk kategori kelurahan, sehari sebelumnya sudah ada dua kelurahan yang dinilai.
Untuk mendapatkan nilai yang sempurna seperti yang diharapkan Pemkab Penajam Paser Utara mau tim penilai, lanjutnya, tentu tidak mudah karena harus disadari bahwa dalam lomba ini semua harus bagus, baik mulai administrasi, presentasi, hingga menyesuaikan data di lapangan.
Ia juga mengatakan, ketika persiapan mengikuti lomba desa, maka kepala desa harus disibukkan dengan urusan data, sehingga kepala desa harus menyiapkan data terbaru untuk ditampilkan dalam profil desa sekaligus sebagai bahan presentasi.
Ia juga meminta kepada semua dewan juri atau tim penilai dalam lomba desa ini segera memberikan rekomendasi jika ditemukan kelemahan baik saat kepala desa melakukan presentasi maupun kelemahan di lapangan, sehingga kelemahan tersebut bisa diperbaiki oleh Kades Sidorejo bersama lembaga mitra dan masyarakat.
"Saya harap kepada tim penilai, ketika menemukan kelemahan, tolong berikan rekomendasi agar bisa dilakukan penyempurnaan. Hal ini penting karena bukan hanya untuk mengejar nilai dalam lomba, tetapi untuk perbaikan dan kemajuan desa," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa desa merupakan pemerintahan yang memiliki kewenangan berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, sehingga desa memiliki wewenang dalam mengatur dan menggali potensi lokal demi untuk percepatan pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.(*)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.