Samarinda (ANTARA News - Kaltim) - Kebakaran menghanguskan puluhan rumah, sebagian adalah bangsal dengan sekitar 95 pintu kamar sewa atas kos di Jalan dr. Sutomo Gang 8, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis dinihari (14/10) diduga ada unsur kesengajaan.
Dilaporkan di Samarinda, Kamis bahwa dugaan adanya unsur kesengajaan itu berdasarkan keterangan beberapa saksi mata.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, bahwa kobaran api berasal dari rumah Acil Cahaya, seorang warga yang mengontrakkan beberapa kamar di rumahnya untuk jadi kamar kos. Acil Cahaya, seorang janda tua kemudian tewas terbakar dalam musibah itu.
Saksi mata yang enggan menyebutkan namanya menyatakan bahwa sebelum kebakaran salah satu penghuni kos di rumah Acil Cahaya, menerima dua orang tamu. Baik si penyewa kamar kos maupun tamu yang datang itu selama ini dikenal sebagai Waria (wanita pria) atau bencong karena sering mengenakan pakaian perempuan.
Kemudian terdengar suara bertengkar dari tiga orang Waria dari rumah Acil Cahaya. Tidak lama Waria yang menyewa kamar kos di rumah Acil Cahaya itu bergegas keluar.
"Tidak lama kemudian setelah Waria yang menyewa kamar kos Acil Cahaya itu bergegas keluar, maka terlihat asap dan kobaran api dari rumah tersebut. Kami menduga bahwa mereka (para Waria) terkait dengan musibah ini, " kata salah seorang saksi.
Warga setempat masih mencari-cari para Waria tersebut karena dianggap mengetahui kejadian awal musibah yang menelan satu korban tewas.
"Kami berharap agar polisi segera menemukan Waria itu untuk mengungkapkan faktor penyebab musibah ini, apalagi ada satu warga yang menjadi korban yang tewas terbakar," tutur saksi tersebut.
Mengenai hal itu, Ketua RT 34, Suwaji mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan asal api dan penyebab kebakaran yang menghanguskan sebahagian besar rumah warganya itu.
Pihak kepolisian sementara itu belum dapat dikonformasikan tentang berkembangnya dugaan warga bahwa kebakaran itu ada unsur kesengajaan.
Sementara itu, salah seorang calon Wali Kota Samarinda, Shaharie Jaang yang dalam Pilkada Samarinda 2010-2015 pada 12 Oktober ini untuk data sementara unggul telak dengan meraih suara 46,59 persen dari enam pasangan kandidat lain, tampak mengunjungi korban musibah tersebut.
Calon "incumbent" yang berpasangan dengan Nusyirwan Ismail itu langsung ke lokasi sejak terjadi musibah tersebut serta memberikan sejumlah bantuan.
"Kami kembali mengingatkan agar warga Samarinda mewaspadai kerawanan dari bahaya kebakaran ini," katanya.
: Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.