Samarinda (ANTARA News - Kaltim ) - Poltabes Samarinda, Kalimantan Timur akan mengerahkan 1.300 personel untuk siap mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Langsung Kota Samarinda, 2 Agustus 2010.
"Personel yang akan kami kerahkan itu belum termasuk BKO (bawah kendali operasi) dari Polda Kaltim, Polres Kutai Kartanegara dan Polres Bontang," kata Kapoltabes Samarinda Komisaris Besar Arkan Hamzah, Selasa.
Personel Polda Kaltim yang akan di-BKO pada pengamanan Pilkada Samarinda yakni dua kompi Brimob dan satu kompi Dalmas.
"Personel BKO itu akan disiagakan di Poltabes Samarinda, sementara personel kami (Poltabes Samarinda) akan melakukan pengamanan secara 'mobile' (bergerak) di sejumlah titik rawan serta pengamanan di setiap TPS (tempat pemungutan suara), membantu petugas pengamanan lain dari unsur Linmas dan Satpol PP " kata Arkan Hamzah.
Kapoltabes Samarinda itu mengatakan, belum bisa memastikan jumlah personel BKO dari Polres Kutai Kartanegara dan Polres Bontang yang akan dikerahkan membantu pengamanan Pilkada Kota Samarinda.
"Kami masih melihat eskalasinya. Jika pelaksanaan pilkada dianggap rawan konflik, BKO dari Polres tetangga (Kutai Kartanegara dan Bontang) akan kami geser ke Samarinda. Sejauh ini, kami belum melihat kemungkinan terjadi kerawanan pada pelaksanaan Pilkada Samarinda," katanya.
Namun, pihaknya tetap melakukan berbagai antisipasi termasuk dengan menyiagakan personel sehingga jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan eskalasi, personel akan langsung dikerahkan.
Dana pengamanan
Poltabes Samarinda, kata Arkan Hamzah, mengajukan anggaran Rp4,7 miliar untuk pengamanan Pilkada Samarinda selama dua putaran. "Anggaran yang kami ajukan itu termasuk pengamanan jika pilkada berlangsung dua putaran," ujar Kapoltabes Samarinda itu.
Namun, dari pengajuan tersebut Pemerintah Kota Samarinda hanya menyetujui Rp3 miliar."Anggaran yang disetujui Rp3 miliar dan hingga saat ini yang dicairkan baru Rp600 juta," kata Arkan Hamzah.
Dana pengamanan Pilkada Samarinda itu, kata dia, terbanyak digunakan untuk logistik."Selain untuk operasional personel, dana itu paling banyak digunakan untuk penyediaan logistik," kata Kapoltabes Samarinda tersebut
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.