Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim HM Yadi Robyan Noor mengungkapkan peningkatan disiplin pada prinsipnya adalah peningkatan disiplin dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari di lingkungan kerja.
Tingkat kehadiran ASN Pemprov Kaltim dari tahun ke tahun mengalami peningkatan sangat signifikan. Tahun 2012 kehadiran hanya 64 persen, kemudian 2013 meningkat menjadi 72 persen, 2014 meningkat lagi menjadi 90 persen dan tahun 2015 naik menjadi 95 persen.
"Target kita untuk 2016 adalah 99 persen dan kita optimis target tersebut bisa tercapai. Pasalnya, di beberapa dinas dan instansi tingkat kehadiran sudah ada yang mencapai 99 persen. Contoh Rumah Sakit Jiwa Atma Husada, serta beberapa SKPD lainnya," kata Yadi Robyan Noor disela-sela inspeksi mendadak pasca libur tahun baru 2016, Senin (4/1).
Lanjut Robby, untuk mencapai target 99 persen tingkat kehadiran tersebut perlu dukungan dan kerja sama seluruh ASN. Tingkat kehadiran yang sudah bagus diminta dipertahankan dan ditingkatkan, sementara yang masih kurang kiranya harus diusahakan agar lebih dimaksimalkan.
"Saya berpesan agar seluruh pegawai bisa melaksanakan E-logbook untuk mengisi sasaran kerja pegawai (SKP) melalui jaringan internet. Dengan begitu SKP bisa dimonitor setiap saat," tegas Roby.
Guna menyukseskan E-logbook, BKD sudah menyiapkan aplikasi dan semua pegawai sudah terdaftar. Mereka tinggal memasukkan jabatan dan tugas masing-masing, selanjutnya E-logbook tersebut bisa dientri setiap jam, bisa perminggu dan bisa perbulan, yang pada akhirnya nanti akan dinilai pada akhir tahun.
"Kita bersyukur, untuk disiplin dan kinerja Kaltim bisa menjadi percontohan nasional. Oleh karena itu apa yang kita capai kiranya bisa terus dipertahankan dan diharapkan jajaran ASN lingkup Kaltim dapat terus meningkatkan kinerja dan prestasi sesuai target penyelenggaraan pemerintahan 2016," papar Roby. (Humas Prov Kaltim/mar)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.