Jika ada penambahan 500 kilowatt dari PLN Rayon Long Ikis dan 1.000 kilowatt dari PT Sumberdaya Sewatama, maka PT PLN Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, memastikan tidak ada lagi pemadaman listrik di wilayah Penajam Paser Utara,"
Penajam (ANTARA Kaltim) - PT PLN Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, kata Pelaksana tugas Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar, menjamin tidak akan melakukan pemadaman listrik selama Ramadan, sesuai tuntutan masyarakat di daerah itu.

"Berdasarkan mediasi antara masyarakat, pemerintah dan DPRD yang berlangsung Senin (15/6), PLN menyepakati permintaan masyarakat untuk tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan Ramadhan," ungkap Tohar, di Penajam, Selasa.

Pihak PLN kata Tohar, menandatangani berita acara rapat mediasi yang dilakukan di ruang rapat DPRD Penajam Paser Utara, yang salah satunya memuat tuntutan jangka pendek masyarakat untuk tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan Ramadhan.

Pemadaman listrik dilakukan kata Tohar, akibat PLN kekurangan daya listrik sekitar 1.500 kilowatt, dimana kebutuhan listrik di Penajam Paser Utara mencapai 14 ribu kilowatt.

Sementara tambah dia, produksi listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Dissel (PLTD) Girimukti dan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Gas (PLTMG) Perusda Benuo Taka hanya 12.500 kilowatt.

PT PT PLN Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Utara lanjut Tohar, akan meminta penambahan daya listrik sebesar 500 kilowatt ke PLN Rayon Long Ikis, Kabuoaten Paser dan segera mengoperasikan mesin pembangkit listrik milik PT Sumberdaya Sewatama dengan kapasitas produksi listrik 1.000 kilowatt.

"Jika ada penambahan 500 kilowatt dari PLN Rayon Long Ikis dan 1.000 kilowatt dari PT Sumberdaya Sewatama, maka PT PLN Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, memastikan tidak ada lagi pemadaman listrik di wilayah Penajam Paser Utara," ungkap Tohar.

Sebelumnya, yakni pada Senin (15/6) puluhan warga menggelar unjuk rasa di gedung DPRD Penajam Paser Utara, menuntut pemerintah, DPRD dan pihak PLN untuk mengambil tindakan dalam mengatasi kerapnya pemadaman listrik di daerah itu.

Demonstrasi yang dimotori Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Penajam Paser Utara tersebut, meminta agar pihak terkait mencari solusi jangka pendek sehingga pemadaman listrik tidak terjadi selama Ramadhan.     (*)


Pewarta: Bagus Purwa
Editor : Amirullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026