Samarinda (ANTARA Kaltim) -  Neraca perdagangan Provinsi Kalimantan Timur selama April 2015 mengalami surplus sebesar 1,12 miliar dolar Amerika Serikat atau turun dibanding periode Maret yang mencapai 1,21 miliar dolar AS.

"Secara kumulatif, neraca perdagangan Kaltim selama periode Januari--April 2015 mencatat surplus 4,69 miliar dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Aden Gultom dalam keterangan tertulis di Samarinda, Senin.

Surplus perdagangan pada bulan April itu diperoleh dari nilai ekspor migas dan nonmigas sejumlah 1,54 miliar dolar AS, sementara impor Kaltim hanya tercatat 420 juta dolar AS.

Aden Gultom menjelaskan, baik ekspor maupun impor Kaltim pada bulan April, mengalami penurunan cukup signifikan.

Nilai ekspor turun sekitar 12,53 persen dibanding Maret yang masih mencapai 1,76 miliar dolar AS, sedangkan impor turun 23,40 persen.

Data BPS mencatat total ekspor Kaltim selama periode Januari--April 2015 sebanyak 6,47 miliar dolar AS, yang berarti turun 24,05 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Tiga negara di Asia, yakni Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan, menjadi tujuan utama ekspor Kaltim, terutama migas dengan kontribusi sekitar 62,80 persen. Selain ketiga negara itu, Kaltim juga mengekspor migas ke Singapura, Australia, dan Malaysia.

Komoditas nonmigas diekspor ke sejumlah negara, kata dia, antara lain India, Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Thailand, Filipina, dan Hong Kong.

Adapun penurunan impor Kaltim selama empat bulan terakhir dibanding periode sama 2014 sekitar 36,74 persen, yakni hanya 1,77 miliar dolar AS.(*)

Pewarta: Didik Kusbiantoro
: Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026