Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur menambah fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dayaku Raja di Kecamatan Kota Bangun, kawasan hulu sungai daerah setempat, untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi warga pinggiran.
Penambahan fasilitas tersebut mencakup pengoperasian bangunan baru hingga fasilitas peralatan medis di RSUD Tipe D tersebut.
"Harapan kita bersama, pelayanan kesehatan terutama terkait empat pelayanan kesehatan dasar bisa diselesaikan di rumah sakit ini, sehingga tidak perlu dirujuk ke rumah sakit di Tenggarong maupun di Samarinda," ujar Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Jumat.
Empat pelayanan dasar itu adalah pelayanan penyakit dalam, kesehatan anak, bedah, serta obstetri dan ginekologi (kebidanan).
Pemkab Kukar, lanjutnya, berkomitmen memenuhi semua peralatan yang ada di Rumah Sakit Dayaku Raja, termasuk pemenuhan sumber daya manusia seperti dokter spesialis.
Baca juga: RSUD Penajam tetap melayani 24 jam saat libur Idul Fitri
Bupati juga mengaku bersyukur karena RSUD Dayaku Raja di tahun 2024 sudah mencatatkan pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebesar Rp14 miliar, kemudian pada 2025 sebesar Rp21 miliar.
“Harapan kami, ke depan rumah sakit ini akan terus meningkatkan pelayanan dan fasilitasnya sehingga pendapatan juga bisa naik menjadi Rp35 miliar,” ujarnya.
Sebelumnya, saat meresmikan bangunan baru di RSUD Dayaku Raja (Dasar Pelayananku Kaulah Raja) pada Rabu (11/3), bupati juga mengatakan bahwa bangunan baru ini sudah representatif.
“Namun kemegahan gedung baru ini tidak bermakna jika tidak diiringi dengan pelayanan yang lebih baik kepada seluruh masyarakat yang memanfaatkan layanan di sini,” katanya.
Meski demikian, ia meyakini bahwa kultur dan budaya petugas hingga tenaga kesehatan di Rumah Sakit Dayaku Raja selalu memberikan pelayanan yang terbaik, karena semua sadar bahwa pelayanan merupakan hal paling utama.
Baca juga: Kukar pangkas waktu tunggu pasien kanker melalui radioterapi
