Bandung (ANTARA Kaltim) - Dalam rangka melaksanakan tugas kedewanan, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kaltim melakukan kunjungan ke Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) di Bandung, Kamis, (6/11).
 
Rombonganyang dipimpin Sekretaris Dewan Achmadi dibarengi anggota DPRD lainnya seperti Siti Laela, Josep, Ahmad, Ichruni Lutfi, dan Ahmad Rosyidi. Rombongan diterima Siti Nina Nurasidah selaku Kepala Bagian Umum dan Administrasi DPRD Jabar.

Rombongan DPRD Kaltim pun hearing dengan bahasan menyesuaikan program penyusunan kegiatan kedewanan Banmus DPRD Kaltim dengan sistem penyusunan agenda kerja DPRD Jabar.

Siti Laila selaku pimpinan rapat mengatakan.Hal semacam ini memang perlu diadakan reguler, mengingat Banmus selaku ujung tombak kegiatan kedewanan dirasa perlu memiliki trik khusus agar seluruh kegiatan dewan berjalan lancar tanpa hambatan.
"Konsultasi agenda kerja dewan harus mendapat banyak masukan dari berbagai sisi, termasuk dari rekan DPRD dari provinsi lain. Agar kita bisa belajar dan mengadopsi agenda kerja yang telah sukses untuk diterapkan di daerah kita," kata
legislator Partai Golkar ini.

Senada dengan hal itu, Achmadi selaku Sekretaris Dewan juga berharap, ke depan DPRD Kaltim harus bisa mengadopsi apa yang dilakukan oleh Jabar. Alasannya kuat, yakni, di provinsi Jabar ini seluruh alat kelengkapan dewan sudah terbentuk terbentuk sejak awal tak lama setelah masa pelantikan. Jadi, seluruh agenda kedewanan bisa dirumuskan dan dilaksanakan dengan tanpa menunda-nunda lagi.

"Saya berharap Kaltim bisa melakukan hal serupa, agar mampu secara cepat melaksanakan kegiatan tugas kedewanan sesuai apa yang direncanakan," kata Achmadi.

Untuk diketahui, Provinsi Jawa Barat banyak menerima tamu dari berbagai provinsi terkait pembelajaran kesiapan alat kelengkapan dewan. Misalnya saja prosesi penyusunan jadwal banmus, evaluasi hasil kerja, hingga aturan hukum yang mengikat kegitan kedewanan  walaupun alat kelengkapan dewan itu belum disahkan.

Tak ketinggalan, tentang sistem atau tata cara dalam melakukan perjalanan dinas antar wilayah. Sehingga diharapkan hasil dari rapat dengar pendapat ini pola kerja cepat, tanggap dan cermat bisa menjadikan rujukan bagi Provinsi Kaltim dalam mengadopsi hal serupa. (Humas DPRD Kaltim/adv/tos/oke)





Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026