“Tahun ini sudah dipersiapkan peserta KTNA kabupaten dan kota di Kaltim sekitar 2.000 orang untuk Penas KTNA XIV di Malang. Persiapan hanya sebagai peserta bukan seperti tahun 2011 dimana kita sebagai tuan rumah,†kata Asisten Pembangunan Setdaprov Kaltim HM Sa’bani pada Rakor Panitia Penas KTNA XIV Kaltim di Ruang Tepian I, Kamis (13/2).
Menurut dia, berbagai persiapan perlu dilakukan terutama berkaitan dengan transportasi dan akomodasi selama perjalanan hingga pemondokan peserta di lokasi kegiatan. Sebab, kondisi alam daerah Jawa tentu berbeda dengan Kaltim.
Selain itu, struktur kepanitian daerah baik provinsi maupun kabuaten dan kota yang mengikuti ajag nasional itu hendaknya lebih diprioritaskan anggota KTNA, sedangkan unsure pemerintah dari instansi terkait hanya sebagai tenaga pendampingan fasilitasi.
“Kepanitiaan lebih diprioritaskan anggota KTNA sedangkan instansi terkait hanya sebagai fasilitator saja, sehingga di ajang empat tahunan ini para pelaku pertanian Kaltim dapat secara maksimal mengikuti seluruh rangkaian kegiatannya,†harap Sa’bani.
Sementara itu Sekretaris Umum Panitia Penas XIV Kaltim Purwanto mengemukakan pihaknya panitia daerah telah melakukan peninjauan lokasi di Desa Kedung Pedaringan Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.
“Untuk akomodasi selama pemondokan di Malang setiap peserta dikenai enam puluh ribu rupiah per orang per hari dan jarak pemondokan dengan lokasi acara atau pusat kegiatan dekat, sehingga saat mengikuti Juni ini tidak mengalami kendala,†ujar Purwanto.
Penas XIV di Kabupaten Malang ini berbeda dengan pelaksanaan di Kaltim yakni tuan rumah menyediakan waktu magang bagi peserta dari daerah lain selama tiga hari sesuai bidang pertaniannya.
Ditambahkan, panitia provinsi hanya memfasilitasi identitas dan seragam peserta Penas, sementara biaya transportasi dan akomodasi sejak berangkat dari Kaltim hingga di kembali ke daerah ditanggung masing-masing kabupaten dan kota.
“Sebelum berangkat ke Malang maka rombongan Penas Kaltim diberikan pembekalan pada 4-6 Juni yang dilaksanakan di Asrama Haji Batakan Balikpapan oleh Gubernur Awang Faroek Ishak,†jelas Purwanto.
Rakor diikuti seluruh instansi pertanian terkait di lingkup Pemprov Kaltim serta pengurus KTNA Kaltim. Tampak hadir Sekretaris Jenderal KTNA Pusat HM Yadi Sofyan Noor dan Ketua KTNA Kaltim Andi Burhan Badurahman.(Humas Prov kaltim/yans)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.