Kejuaraan tersebut diselenggarakan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kota Tenggarong ke-231 tahun 2013.
Kejurda yang berlangsung 2 hari tersebut diselenggarkana kerjasama antara Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltim dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar.
Panitia pelaksanaan Zamil saat ditemui pada babak final hari Minggu (3/11) lalu mengatakan dari 120 peserta maka ada 11 kelas yang diikuti para crosser dalam Kejurda Motocross seri ke-7 ini.
Menurut dia, dari 120 crosser itu, selain crosser tuan rumah Kukar juga berasal dari Samarinda, Bontang, Balikpapan hingga Kutai Timur.
"Sedang peserta luar Kaltim adalah para crosser dari Kabupaten Tanjung Kalimantan Selatan," ujarnya.
Sementara Ketua KONI Kukar Abdul Rasyid SE mengatakan Kejurda Motocross seri ke-7 merupakan agenda tetap Pengprov IMI Kaltim dan merupakan kelanjutan kejurda seri sebelumnya.
"Kejurda ini akan mencapai puncaknya pada seri ke-10 nanti," katanya.
Menurut dia, dari seri pertama hingga ke-7 ini sebagian besar dilakukan di Kukar lainnya di Kota Samarinda, kota Bontang dan Kutim.
"Di kejurda seri ke-7 ini spesial untuk memeriahkan peringatan HUT Kota Tenggarong ke-231," ujarnya.
Sedangkan tujuan lain adalah mencari kroses berbakat yang berasal dari Kukar untuk kemudian dibina sehingga menjadi crosser andalan daerah.
Bertindak selaku Pimpinan Lomba Agus Firmansah dengan Ketua Dewan Juri Karel H Tipa ini menetapkan sebagai Juara Umum adalah Rionaldo asal Firly Crab MX Team Balikpapan. Keberhasilan Rionaldo ini setelah menempatkan dirinya sebagai juara I kelas Bebek Modifikasi Junior Moto 1 dan Moto 2.
Kemudian di kelas Bebek Modifikasi Junior dan Bebek Modifikasi 4 Langkah. Rionaldo menempatkan dirinya pada posisi kedua pada 4 kelas diantaranya kelas lainnya, yaitu Minimoto Open dan Bebek Modifikasi 2 Langkah Moto 1.
Selain meraih hadiah utama berupa sebuah sepeda motor dia juga mendapat piala dan piagam serta uang pembinaan yang diserahkan Ketua KONI Kukar Abdul Rasyid. (*)
Pewarta: Johan A HakimEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.