Samarinda (ANTARA Kaltim) - Neraca perdagangan di Provinsi Kaltim pada Agustus 2013 mengalami keuntungan (surplus) sebesar 1,89 miliar dolar AS atau terjadi kenaikan sebanyak 10,67 persen dibandingkan surplus bulan Juli.

"Surplus yang sebesar 1,89 miliar dolar AS itu diperoleh dari hasil ekspor ke sejumlah negara yang sebesar 2,644 miliar dolar AS, sedangkan impor berbagai komoditi dari negara lain sebesar 754,1 juta dolar AS," ujar Plh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Achmad Zaini di Samarinda, Senin.

Menurut dia, perdagangan luar negeri merupakan kegiatan ekonomi yang sangat berperan dalam menunjang pembangunan, yakni dari kegiatan ekspor akan diperoleh devisa yang merupakan salah satu sumber dana untuk membiayai pembangunan.

Kemudian dari kegiatan impor akan diperoleh bahan baku atau barang modal yang diperlukan dalam pembangunan.

Sejumlah komoditi yang diekspor Kaltim senilai 2,644 miliar dolar itu antara lain berasala dari ekspor pupuk sebesar 22,16 juta dolar, kayu dan barang-barang dari kayu senilai 23,12 juta dolar, bahan kimia anorganik senilai 27,9 juta dolar.

Berikutnya ekspor minyak dan lemak hewani atau nabati senilai 28,7 juta dolar, ekspor bahan kimia organik senilai 8,3 juta dolar.

Selanjutnya ekspor ikan dan krustesea serta vertebrata air lain senilai 9,7 juta dolar, pesawat mekanik senilai 2,1 juta dolar, dan ekspor tembakau atau pengganti tembakau dipabrikasi senilai 1,9 juta dolar.

Sedangkan komoditi yang diimpor dari negara lain pada Agustus di antaranya bahan bakar mineral senilai 572,2 juta dolar, mesin dan peralatan mekanis senilai 71,2 juta dolar, kapal, perahu, dan struktur terapung lain senilai 35 juta dolar.

Sejumlah negara penghasil yang komoditinya diimpor Kaltim pada Agustus 2013 adalah Azerbaijan, Nigeria, Singapura, Korea Selatan, Malaysia, China, Libyan, Algeria, Turki, dan Amerika Serikat. (*)


Pewarta: M Ghofar
Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026