Pendidikan adalah hak seluruh masyarakat Kabupaten Paser dan pendidikan adalah landasan utama untuk menuju masyarakat Kabupaten Paser yang agamais, sejahtera dan berbudaya,â€Tana Paser (ANTARA Kaltim) - Wakil Bupati Paser HM. Mardikansyah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan dunia usaha, Industri dan Gerakan Indonesia Belajar sebagai tanda diresmikannya Akademi Komunitas (AK) Paser, di Grand Hotel Sadurengas, Senin (2/9) lalu.
Akademi Komunitas Paser adalah pendidikan berbasis diploma dua (D-II) untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian maupun keterampilan yang siap kerja.
Akademi Kpmunitas Paser membuka tiga program studi yaitu, Program Studi Teknik Alat Berat, Program Studi Kimia Analis dan Program Studi Teknik Otomotif.
HM Mardikansyah SH MAP dalam sambutan peresmian Akademi Komunitas Paser mengataka, untuk merumuskan kebijakan, peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang pendidkan, maka diperlukan pemahaman pentingnya sebuah pendidikan.
“Pendidikan adalah hak seluruh masyarakat Kabupaten Paser dan pendidikan adalah landasan utama untuk menuju masyarakat Kabupaten Paser yang agamais, sejahtera dan berbudaya,†kata Mardikansyah.
Sementara itu Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Heddy R Agah mengatakan Akademi Komunitas Paser boleh menyelenggarakan beberapa cabang ilmu, tetapi harus melihat kebutuhan khusus dunia industri.
"Ada empat spesifik yang dimiliki Akademi Komunitas diantaranya, memiliki basis lokal untuk penyaluran tenaga kerja di dunia industri, kompetensi dari lulusan Akademi Komunitas jangan sampai menyumbang pengangguran, mahasiswa yang telah menempuh kuliah dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, Akom bisa menerima mahasiswa tanpa batasan umur dan ijazah.
Beberapa dunia usaha yang ikut menandatangani MoU dalam peresmian AK Paser antara lain PT PN XIII (Persero), PT United Traktor, PT Pama . (*)
Pewarta: R. Wartono: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026