Keterlibatan wartawan dalam memantau UN ini bukan hanya untuk SD, waktu UN SMA dan SMP beberapa waktu lalu juga melibatkan wartawan, baik wartawan lokal, nasional, cetak, elektronik, maupun online,"
Samarinda (ANTARA Kaltim)- Pantauan Ujian Nasional (UN) jenjang SD/MI di Provinsi Kaltim melibatkan wartawan agar berbagai kejadian saat pelaksanaannya bisa langsung diserap masyarakat luas lewat media masing-masing.

"Keterlibatan wartawan dalam memantau UN ini bukan hanya untuk SD, waktu UN SMA dan SMP beberapa waktu lalu juga melibatkan wartawan, baik wartawan lokal, nasional, cetak, elektronik, maupun online," ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Kaltim Hj Dayang Budiarti di Samarinda, Jumat.

Mengingat banyaknya jumlah wartawan yang melakukan peliputan di Samarinda dan sekitarnya, sementara daerah yang dipantau hanya ada 14 kabupaten dan kota, maka dalam pemantauan UN SMA, SMP, dan SD dilakukan bergilir agar terjadi pemerataan.

Sementara itu, untuk mengatur wartawan mana saja yang ditugaskan memantau UN SMA, SMP, SD dan yang sederajat, diserahkan sepenuhnya kepada Forum Wartawan Pemerhati Pendidikan (FWPP) Kaltim yang diketuai Misman, Pemred Warta Harmoni (WAH), salah satu tabloid yang konsentrasi pada berbagai masalah tentang pendidikan.

Sedangkan media yang dilibatkan dalam pantauan UN SD di Kaltim kali ini antara lain TVRI, RRI, LKBN Antara, Kaltim Post, Radar Kaltim, TVOne, Kompas TV, Indosiar, Sindo, Bisnis Indonesia, Samarinda Pos, dan vivanews.com.

Dia juga mengatakan bahwa peserta UN SD di Kaltim pada 6-8 Mei 2013 diikuti sebanyak 72.393 siswa sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI), baik negeri maupun swasta.

Rincian dari 72.393 peserta itu terdiri dari peserta UN SD sebanyak 69.881 siswa dan peserta UN MI sebanyak 2.512 siswa.

Untuk peserta UN SD terdiri dari 35.639 laki-laki dan 34.242 siswa perempuan. Peserta terbanyak dari Kota Samarinda yang mencapai 13.650 siswa, terdiri 6.592 laki-laki dan 6.404 perempuan.

Urutan kedua terbanyak dari Kabupaten Kutai Kartanegara yang mencapai 12.688 siswa, terdiri dari 6.432 laki-laki dan 6.256 perempuan.

Kemudian dari Balikpapan sebanyak 10.138 siswa yang terdiri dari 5.171 laki-laki dan 4.967 perempuan, Kutai Timur dengan peserta 5.481 siswa yang terdiri 2.837 laki-laki dan 2.564 perempuan.

Dari Kabupaten Paser dengan peserta 4.462 anak yang terdiri 2.274 siswa laki dan 2.188 siswa perempuan, Kabupaten Berau dengan peserta 3.788 siswa yang terdiri dari 1.955 laki-laki dan 1.833 perempuan.

Selanjutnya dari Kutai Barat sebanyak 3.872 peserta UN, terdiri dari 1.940 laki-laki dan 1.932 perempuan, dari Tarakan sebanyak 3.573 peserta yang terdiri dari 1.875 laki-laki dan 1.698 perempuan.

Dari Kabupaten Nunukan terdapat 3.028 peserta, Bontang 2.937 siswa, Penajam Paser Utara (PPU) 2.936 peserta, Bulungan 2.226 peserta, Malinau 1.384 peserta, dan Tana Tidung terdapat 333 siswa.    (*)

Pewarta: M Ghofar
: Amirullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026