Peresmian DOB dan pelantikan PJ Gubernur Provinsi Kaltara dan Pj Bupati Kabupaten Mahakam Ulu dilaksanakan bersama 10 DOB lainnya di Indonesia.
Dalam surat tersebut diundang 10 gubernur dan 10 bupati sebagai daerah asal pemekaran (daerah induk) untuk menghadiri peresmian sekaligus pelantikan yang diselenggarakan di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri Jakarta.
Adapun 10 gubernur yang diundang yakni Gubernur Kaltim dan Sumatera Selatan serta Lampung, Jawa Barat dan Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Nusa tenggara Timur serta Papua Barat.
Sedang 10 bupati yang diundang yakni Bupati Kutai Barat serta Bupati Lampung Barat dan Bupati Ciamis, Bupati Belu dan Bupati Mamuju, Bupati Banggai Kepulauan, Bupati Kolaka dan Bupati Kepualauan Sula serta Bupati Manokwari.
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengemukakan dukungannya beserta seluruh jajaran Pemprov Kaltim dalam pembentukkan DOB baik Kaltara maupun Mahakam Ulu terutama dalam upaya meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.
"Kita berharap agar setelah resmi terbentuk dan terpilihnya pimpinan baru bagi Kaltara maupun Mahakam Ulu, maka pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut dapat terwujud," ujar Awang Faroek Ishak.
Diakuinya, walaupun selama beberapa tahun ini masih menjadi tanggungjawab Kaltim untuk memberikan dukungan pembiayaan maupun SDM dan pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan.
Terkait Penjabat Gubernur Kaltara, Awang Faroek mengatakan pemilihan Pj Gubernur Kaltara, Kaltim hanya mengusulkan satu nama, yakni Dr H Irianto Lambrie yang kini menjabat Sekprov Kaltim.
Hal itu dilakukan, karena Irianto dinilai mengetahui persis kondisi daerah tersebut. Jika usul ini dipenuhi, tentu ini akan membantu perkembangan pembangunan pemerintahan di Kaltara. (Humas Pemprov Kaltim/yans/adv)
Editor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.