• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Jumat, 16 Januari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • KPK panggil istri Bupati Lampung Tengah nonaktif Ardito Wijaya

      KPK panggil istri Bupati Lampung Tengah nonaktif Ardito Wijaya

      Rabu, 14 Januari 2026 14:07

      Menkeu evaluasi pegawai pajak, dari rotasi hingga dirumahkan jadi opsi

      Menkeu evaluasi pegawai pajak, dari rotasi hingga dirumahkan jadi opsi

      Rabu, 14 Januari 2026 10:48

      Komisi II:  Kunjungan Presiden Prabowo  ke IKN merupakan pesan politik

      Komisi II: Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN merupakan pesan politik

      Selasa, 13 Januari 2026 14:45

      Prabowo terkesan istilah "Pertamina Wira" tunjukkan semangat kesatria

      Prabowo terkesan istilah "Pertamina Wira" tunjukkan semangat kesatria

      Senin, 12 Januari 2026 20:51

      Presiden Prabowo Subianto resmikan RDMP Balikpapan

      Presiden Prabowo Subianto resmikan RDMP Balikpapan

      Senin, 12 Januari 2026 20:14

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Penajam perkuat penagihan pajak kendaraan bermotor dengan tim khusus

      Penajam perkuat penagihan pajak kendaraan bermotor dengan tim khusus

      Kamis, 15 Januari 2026 10:58

      Kabupaten Penajam terapkan pelayanan publik digital selaras konsep IKN

      Kabupaten Penajam terapkan pelayanan publik digital selaras konsep IKN

      Kamis, 15 Januari 2026 10:55

      Kabupaten Penajam manfaatkan pamsimas layani air bersih warga

      Kabupaten Penajam manfaatkan pamsimas layani air bersih warga

      Rabu, 14 Januari 2026 14:10

      Kabupaten Penajam mulai bangun gerai dan gudang Koperasi Merah Putih

      Kabupaten Penajam mulai bangun gerai dan gudang Koperasi Merah Putih

      Rabu, 14 Januari 2026 13:22

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Selasa, 28 Oktober 2025 13:32

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Sabtu, 13 Desember 2025 13:33

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 19:24

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 10:18

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Rabu, 3 Desember 2025 12:00

      Pemprov Kaltim siapkan pembangunan tiga Sekolah Rakyat permanen

      Pemprov Kaltim siapkan pembangunan tiga Sekolah Rakyat permanen

      Kamis, 15 Januari 2026 20:26

      Kaltim kawal penutupan lubang tambang di jalur Samarinda-Kukar

      Kaltim kawal penutupan lubang tambang di jalur Samarinda-Kukar

      Kamis, 15 Januari 2026 16:39

      BKD Kaltim tuntaskan pengangkatan 6.942 PPPK

      BKD Kaltim tuntaskan pengangkatan 6.942 PPPK

      Kamis, 15 Januari 2026 16:10

      DPK Kaltim bina perpustakaan desa jadi pusat pemberdayaan social

      DPK Kaltim bina perpustakaan desa jadi pusat pemberdayaan social

      Kamis, 15 Januari 2026 15:48

      BMKG: Waspada pasang laut 2,7-2,9 meter di pesisir Kaltim 19-20 Januari

      BMKG: Waspada pasang laut 2,7-2,9 meter di pesisir Kaltim 19-20 Januari

      Kamis, 15 Januari 2026 10:53

      Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

      Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

      Senin, 12 Januari 2026 20:46

      BMKG: Waspada hujan di Kaltim utara dan barat pada 11-20 Januari

      BMKG: Waspada hujan di Kaltim utara dan barat pada 11-20 Januari

      Senin, 12 Januari 2026 10:40

      BMKG ajak warga Kaltim waspadai dampak puncak musim hujan Januari

      BMKG ajak warga Kaltim waspadai dampak puncak musim hujan Januari

      Jumat, 9 Januari 2026 10:31

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • Berau poles wisata Labuan Cermin secara alami pikat pengunjung

      Berau poles wisata Labuan Cermin secara alami pikat pengunjung

      Kamis, 15 Januari 2026 20:30

      ASUS Resmikan ASUS Exclusive Store Pertama di Kalimantan, Hadir di Big Mall Samarinda

      ASUS Resmikan ASUS Exclusive Store Pertama di Kalimantan, Hadir di Big Mall Samarinda

      Kamis, 15 Januari 2026 18:53

      Dispar Kaltim kembangkan kota kreatif cetak ekraf unggul

      Dispar Kaltim kembangkan kota kreatif cetak ekraf unggul

      Kamis, 15 Januari 2026 15:44

      Investasi masuk Kaltim berhasil serap 50.706 tenaga kerja

      Investasi masuk Kaltim berhasil serap 50.706 tenaga kerja

      Kamis, 15 Januari 2026 15:41

      Penajam optimistis Bandara Internasional Nusantara tumbuhkan ekonomi

      Penajam optimistis Bandara Internasional Nusantara tumbuhkan ekonomi

      Rabu, 14 Januari 2026 14:01

  • Olahraga
    • Alasan penunjukan Michael Carrick jadi pelatih Manchester United

      Alasan penunjukan Michael Carrick jadi pelatih Manchester United

      Kamis, 15 Januari 2026 16:43

      Patel dan Mussa berbagi ring rebut gelar WBA Asia Gold yang kosong

      Patel dan Mussa berbagi ring rebut gelar WBA Asia Gold yang kosong

      Kamis, 15 Januari 2026 16:41

      Persiba tunjuk Leo Tupamahu sebagai pelatih gantikan Nasuha

      Persiba tunjuk Leo Tupamahu sebagai pelatih gantikan Nasuha

      Rabu, 14 Januari 2026 21:16

      Persiba kalah beruntun, manajemen akhiri kontrak pelatih Nasuha

      Persiba kalah beruntun, manajemen akhiri kontrak pelatih Nasuha

      Rabu, 14 Januari 2026 16:16

      Orado Kaltim pacu profesionalisme domino dukung industri olahraga

      Orado Kaltim pacu profesionalisme domino dukung industri olahraga

      Jumat, 9 Januari 2026 12:40

  • Umum
    • BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      BNNP Kaltim percepat pembentukan BNNK di perbatasan

      Minggu, 4 Januari 2026 7:21

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Dinas Pendidikan Kaltim pacu digitalisasi guru lewat optimalisasi Belajar.id

      Minggu, 4 Januari 2026 7:20

      Kerukunan umat beragama merupakan energi besar bangun negara

      Kerukunan umat beragama merupakan energi besar bangun negara

      Minggu, 4 Januari 2026 7:18

      Pemkot Samarinda perkuat perlindungan identitas bangsa melalui budaya lokal

      Pemkot Samarinda perkuat perlindungan identitas bangsa melalui budaya lokal

      Minggu, 4 Januari 2026 7:17

      OIKN ajak masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

      OIKN ajak masyarakat tanam pohon di kawasan IKN

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:46

  • IKN
    • Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

      Otorita IKN kolaborasi Pertamina hadirkan ekosistem energi bersih

      Senin, 12 Januari 2026 11:10

      Menag pantau persiapan Masjid Negara di IKN untuk sambut Ramadhan

      Menag pantau persiapan Masjid Negara di IKN untuk sambut Ramadhan

      Senin, 12 Januari 2026 10:38

      Otorita kembangkan berbagi sektor aktivitas ekonomi-lapangan kerja IKN

      Otorita kembangkan berbagi sektor aktivitas ekonomi-lapangan kerja IKN

      Minggu, 11 Januari 2026 14:07

      OIKN bekali pegawai tata kelola keuangan perkuat pembangunan IKN

      OIKN bekali pegawai tata kelola keuangan perkuat pembangunan IKN

      Minggu, 11 Januari 2026 11:21

      Menengok kepahlawanan Aji Galeng dari lorong sejarah Nusantara

      Menengok kepahlawanan Aji Galeng dari lorong sejarah Nusantara

      Minggu, 11 Januari 2026 11:19

  • Foto
  • Video
    • Presiden tegur posisi duduk Sultan, Pemprov & Sultan Kutai klarifikasi

      Presiden tegur posisi duduk Sultan, Pemprov & Sultan Kutai klarifikasi

      Jumat, 16 Januari 2026 1:13

      Kaltim upayakan legalitas feri sungai sebagai pelayaran rakyat

      Kaltim upayakan legalitas feri sungai sebagai pelayaran rakyat

      Kamis, 15 Januari 2026 18:15

      Stop bantuan tunai, Pemprov Kaltim beri latihan wirausaha bagi difabel

      Stop bantuan tunai, Pemprov Kaltim beri latihan wirausaha bagi difabel

      Kamis, 15 Januari 2026 12:57

      Banjir rendam 18 desa di Kukar, jalur transportasi darat terputus

      Banjir rendam 18 desa di Kukar, jalur transportasi darat terputus

      Rabu, 14 Januari 2026 22:28

      Prabowo resmikan RDMP Balikpapan sebagai kilang terbesar di Indonesia

      Prabowo resmikan RDMP Balikpapan sebagai kilang terbesar di Indonesia

      Senin, 12 Januari 2026 22:20

(Round up) - Gunung Semeru bergolak

Minggu, 5 Desember 2021 7:48 WIB

(Round up) - Gunung Semeru  bergolak

Tangkapan layar - Sejumlah warga berlarian menghindari awan panas dari letusan Gunung Semeru di kawasan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12/2021). ANTARA/HO-Media sosial warga/aa. (Handout media sosial warga)

Radius dan jarak rekomendasi itu akan dievaluasi terus untuk antisipasi jika terjadi gejala perubahan ancaman bahaya,

Surabaya (ANTARA) - Jagad media sosial dan jejaring pertemanan daring dikejutkan munculnya sejumlah video letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) sore sekitar pukul 15.30 WIB.


Salah satu video pendek itu memperlihatkan sejumlah warga berlarian menyelamatkan diri dari awan panas guguran Gunung Semeru. Di video lainnya terlihat warga dengan menggunakan sepeda motor dan mobil berusaha menjauh menghindari guguran awan panas.

Ada juga kiriman foto-foto sejumlah warga yang tubuhnya melepuh atau mengalami luka bakar karena terkena guguran awan panas dan material abu vulkanik dari letusan Gunung Semeru. Gambar lainnya terlihat proses evakuasi warga ke lokasi pengungsian.

Hingga Sabtu (4/12) malam, Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah korban luka bakar akibat terkena awan panas dan material abu vulkanik letusan Gunung Semeru di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berjumlah 45 orang.

"Sementara ini luka bakar 45 orang, yang berat dan dirujuk ke RSUD dan RS Bhayangkara 17 orang," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melalui pesan singkat di Grup Menkes-Pemred yang diterima di Jakarta.

Mayoritas korban luka bakar diperkirakan tertimbun material letusan Gunung Semeru yang melanda empat wilayah RT di satu RW.

"Kondisi gelap, tidak bisa melarikan diri. Situasi belum aman. Juga diperkirakan banyak pekerja tambang pasir terperangkap," kata Menkes.

Budi juga menerima laporan rata-rata korban menderita luka bakar grade 2A-B. Luka bakar di atas 50 persen dialami enam orang, korban yang dirawat di ICU sebanyak empat orang.

Seorang korban harus dirujuk ke RSUD dr Haryoto Lumajang karena membutuhkan infus vena sentral untuk penanganan medis terhadap lukanya.

Warga terdampak erupsi Gunung Semeru dievakuasi di Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12/2021). ANTARA FOTO/HO/Muhammad Sidkin Ali/Radar Semeru/abs/rwa. (ANTARA FOTO/Mohammad Sidkin Ali/Radar Semeru)
Belum dievakuasi
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar melaporkan ada satu korban jiwa dalam peristiwa letusan Gunung Semeru. Sedikitnya 10 orang belum bisa dievakuasi dari Dusun Curah Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, karena kondisinya masih rawan.

"Masih ada sekitar 10 orang yang belum bisa dievakuasi karena lokasinya agak sulit. Evakuasi lamban karena mobil tidak bisa masuk ke lokasi yang kondisi lumpurnya setinggi sampai lutut kaki," kata Wabup Indah.

Di Dusun Curah Kobokan yang lokasinya paling dekat dengan Gunung Semeru terdapat lebih kurang 300 Kepala Keluarga (KK) yang sebagian besar sudah mengungsi.

Wabup Indah menyebut hampir semua rumah di Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, hancur terkena material letusan Gunung Semeru.

Selain itu, kerusakan jembatan juga terjadi di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang memutus akses tunggal antara Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Malang. Jembatan Geladak Perak itu putus dihantam aliran lahar Semeru yang sangat deras.

Di Desa Sumberwuluh yang terdapat area tambang pasir, dilaporkan ada dua orang yang hilang dan sampai saat ini belum ditemukan. Selain itu, ada sekitar delapan orang yang terjebak di kantor milik perusahaan tambang.

"Jadi sekitar delapan orang di sana dan kami tidak bisa menghubungi karena HP-nya tidak bisa dihubungi tadi sore. Sempat bisa mengirimkan video minta tolong untuk bisa dibantu," katanya.

Tetapi relawan tidak bisa mengevakuasi karena lahar panas sudah di sana. "Kami menunggu surutnya, mudah-mudahan mereka masih selamat," kata Wabup Indah.

Listrik padam
Dampak letusan Gunung Semeru juga mengakibatkan aliran listrik padam. Wilayah sekitar Semeru pun gelap gulita dan menyulitkan proses evakuasi.

Hingga Sabtu malam, petugas PLN bekerja keras melakukan pemulihan. PLN mengklaim telah memulihkan 30 dari total 112 gardu listrik yang terdampak letusan Gunung Semeru.

"Kami telah memulihkan dan menyalakan kembali 30 gardu terdampak. Hasilnya sudah ada 7.508 pelanggan terdampak telah mendapatkan suplai listrik," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto.

Akibat dari terganggunya 112 gardu yang terdampak erupsi tersebut, sekitar 30.523 pelanggan mengalami pemadaman listrik. PLN masih berupaya memulihkan 82 gardu distribusi dan 23.015 pelanggan yang terdampak pemadaman listrik.

"Beberapa daerah yang masih padam belum dapat dijangkau oleh petugas PLN karena adanya akses jalan utama yang putus akibat lahar dingin, seperti Jembatan Perak Piket Nol," kata Adi.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto pada kesempatan terpisah mengatakan, pihaknya menyiapkan dua unit helikopter untuk kebutuhan evakuasi korban letusan Gunung Semeru dan ada tiga satuan setingkat kompi TNI yang dikerahkan untuk membantu penanganan.

"Saya tadi sudah koordinasi dengan Kasdam Brawijaya, sudah juga membuat surat kepada Panglima TNI sudah koordinasi, kami pastikan tiga satuan setingkat kompi bisa membantu Pak Bupati di lapangan malam ini untuk melakukan penanganan awal," kata Suharyanto.

Ia mengatakan dua unit helikopter yang disiapkan itu bisa digunakan sewaktu-waktu apabila evakuasi korban tidak bisa dilakukan melalui jalur darat.

Curah hujan
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Eko Budi Lelono mengungkapkan, letusan Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu sore berkaitan dengan curah hujan tinggi di sekitar puncak gunung sehingga menyebabkan runtuhnya bibir lava yang memicu adanya letusan.

"Kelihatannya memang ada kaitan dengan curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan runtuhnya bibir lava itu sehingga memicu adanya erupsi atau ada guguran awan panas," kata Eko.

Eko menerangkan letusan Gunung Semeru itu kemungkinan besar dari faktor eksternal, yaitu curah hujan tinggi. Hal itu karena catatan kegempaan relatif rendah dan aktivitas suplai magma dan material sepanjang bulan November dan sejak tanggal 1 hingga 3 Desember 2021 tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Dari sisi kegempaan ini relatif rendah, tidak ada asosiasi dengan peningkatan adanya suplai magma atau batuan permukaan. "Aktivitas Gunung Semeru ini sebetulnya tidak ada aktivitas yang berlebihan dari kegempaan yang memperlihatkan adanya suplai magma itu relatif biasa saja seperti sebelum-sebelumnya," kata Eko.

Timnya di pos pengamatan di lapangan memonitor aktivitas Gunung Semeru selama 24 jam untuk mengamati bila sewaktu-waktu terjadi peningkatan.

Penjelasan itu diperkuat pernyataan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menyimpulkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental serta potensi ancaman bahayanya maka tingkat aktivitas Gunung Semeru dinilai masih pada level II atau waspada, meskipun aktivitasnya meningkat.

"Pengamatan visual menunjukkan pemunculan guguran dan awan panas guguran diakibatkan oleh ketidakstabilan endapan lidah lava," kata Koordinator Kelompok Mitigasi Gunung Api Badan Geologi PVMBG Kristianto.

Aktivitas yang terjadi di Gunung Semeru pada tanggal 1 dan 4 Desember merupakan aktivitas permukaan (letusan sekunder). Dari kegempaan tidak menunjukkan adanya kenaikan jumlah dan jenis gempa yang berasosiasi dengan suplai magma/batuan segar ke permukaan.

Jumlah dan jenis gempa yang terekam selama 1 hingga 30 November 2021 didominasi oleh gempa-gempa permukaan berupa gempa letusan dengan rata-rata 50 kejadian per hari.

Aktivitas gempa
Gempa guguran Gunung Semeru pada 1 dan 3 Desember 2021, masing-masing empat kali kejadian. Gempa-gempa vulkanik (gempa vulkanik dalam, vulkanik dangkal dan tremor) yang mengindikasikan kenaikan magma ke permukaan terekam dengan jumlah sangat rendah.

Pada 4 Desember 2021 mulai pukul 13.30 WIB terekam getaran banjir. Kemudian pada pukul 14.50 WIB teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 4 kilometer dari puncak atau 2 kilometer dari ujung aliran lava ke arah tenggara (Besuk Kobokan), tetapi hingga saat ini sebaran dan jarak luncur detail belum dapat dipastikan.

Potensi ancaman bahaya letusan Gunung Semeru berupa lontaran batuan pijar di sekitar puncak. "Sedangkan material lontaran berukuran abu dapat tersebar lebih jauh tergantung arah dan kecepatan angin," katanya.

Potensi ancaman bahaya lainnya berupa awan panas guguran dan guguran batuan dari kubah/ujung lidah lava ke sektor tenggara dan selatan d ari puncak.

Jika terjadi hujan dapat terjadi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di daerah puncak sehingga dalam status waspada agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 1 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru dan jarak 5 km arah bukaan kawah sektor selatan-tenggara.

Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas guguran lava dan lahar dingin di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama di aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar dan Besuk Sat.

"Radius dan jarak rekomendasi itu akan dievaluasi terus untuk antisipasi jika terjadi gejala perubahan ancaman bahaya," kata Kristianto.

Sejarah letusan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat Gunung Semeru dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) memiliki catatan panjang letusan yang terekam sejak tahun 1818.

Catatan letusan (Gunung Semeru) yang terekam pada 1818 hingga 1913 tidak banyak informasi yang terdokumentasikan. "Kemudian pada 1941-1942 terekam aktivitas vulkanik dengan durasi panjang," kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPN Abdul Muhari.

PVMBG menyebutkan leleran lava terjadi pada periode 21 September 1941 hingga Februari 1942. Saat itu letusan Gunung Semeru sampai di lereng sebelah timur dengan ketinggian 1.400 hingga 1.775 meter. Material vulkanik hingga menimbun pos pengairan di Bantengan.

Selanjutnya beberapa aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat beruntun pada 1945, 1946, 1947, 1950, 1951, 1952, 1953, 1954, 1955 - 1957, 1958, 1959 dan 1960.

Tak berhenti sampai di sini, Gunung Semeru termasuk salah satu gunung api aktif yang melanjutkan aktivitas vulkaniknya. Pada 1 Desember 1977, guguran lava menghasilkan awan panas guguran dengan jarak hingga 10 kilometer di Besuk Kembar.

Volume endapan material vulkanik yang teramati mencapai 6,4 juta meter kubik. Awan panas juga mengarah ke wilayah Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, merusak sawah, jembatan dan rumah warga rusak. Aktivitas vulkanik berlanjut dan tercatat pada 1978-1989.

PVMBG juga mencatat aktivitas vulkanik Gunung Semeru pada 1990, 1992, 1994, 2002, 2004, 2005, 2007 dan 2008. Pada 2008, tercatat beberapa kali letusan, yaitu pada rentang 15 Mei hingga 22 Mei 2008. Teramati pada 22 Mei 2008, empat kali guguran awan panas yang mengarah ke wilayah Besuk Kobokan, dengan jarak luncur 2.500 meter.

Menurut data PVMBG, aktivitas Gunung Semeru berada di kawah Jonggring Seloko yang berada di sisi tenggara puncak Mahameru. Sedangkan karakter letusannya, Gunung Semeru ini bertipe vulcanian dan strombolian yang terjadi tiga sampai empat kali setiap jam.

Karakter letusan vulcanian berupa letusan eksplosif yang dapat menghancurkan kubah dan lidah lava yang telah terbentuk sebelumnya. Sementara, karakter letusan strombolian biasanya terjadi pembentukan kawah dan lidah lava baru.

Pewarta: Didik K/Zumrotun/Aditya R/Sugiharto/Malik Ibrahim/
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Gunung Semeru enam kali erupsi pada Rabu pagi

Gunung Semeru enam kali erupsi pada Rabu pagi

7 Januari 2026 10:41

KLHK: Api sulit padam di Gunung Bromo karena lokasi sulit

KLHK: Api sulit padam di Gunung Bromo karena lokasi sulit

11 September 2023 17:55

Kolaborasi Berau Coal bantu korban letusan Gunung Semeru

Kolaborasi Berau Coal bantu korban letusan Gunung Semeru

13 Februari 2022 20:31

Dua warga terjebak banjir lahar dingin  Gunung Semeru

Dua warga terjebak banjir lahar dingin Gunung Semeru

3 Januari 2022 05:12

Badan Geologi naikkan status Gunung Semeru  menjadi Siaga level 3

Badan Geologi naikkan status Gunung Semeru menjadi Siaga level 3

17 Desember 2021 09:39

Gunung Semeru  kembali luncurkan awan panas guguran

Gunung Semeru kembali luncurkan awan panas guguran

7 Desember 2021 11:56

Kemenkes: Perlu rapat koordinasi turunkan nakes bantu evakuasi letusan Semeru

Kemenkes: Perlu rapat koordinasi turunkan nakes bantu evakuasi letusan Semeru

6 Desember 2021 08:49

BPBD: 2.970 rumah terdampak awan panas guguran Gunung Semeru

BPBD: 2.970 rumah terdampak awan panas guguran Gunung Semeru

6 Desember 2021 08:48

Terpopuler

Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

Gubernur Kaltim laporkan kerusakan jalan nasional kepada Menko AHY

Dinsos Kaltim siagakan ribuan logistik tangani banjir di Tabang

Dinsos Kaltim siagakan ribuan logistik tangani banjir di Tabang

Pemprov Kaltim siapkan pembangunan tiga Sekolah Rakyat permanen

Pemprov Kaltim siapkan pembangunan tiga Sekolah Rakyat permanen

Pemprov Kaltim perluas Gratispol untuk seluruh mahasiswa di daerah

Pemprov Kaltim perluas Gratispol untuk seluruh mahasiswa di daerah

BBPJN Kaltim percepat perbaikan jalan Tol IKN yang rusak

BBPJN Kaltim percepat perbaikan jalan Tol IKN yang rusak

Top News

  • Berau poles wisata Labuan Cermin secara alami pikat pengunjung

    Berau poles wisata Labuan Cermin secara alami pikat pengunjung

    16 jam lalu

  • ASUS Resmikan ASUS Exclusive Store Pertama di Kalimantan, Hadir di Big Mall Samarinda

    ASUS Resmikan ASUS Exclusive Store Pertama di Kalimantan, Hadir di Big Mall Samarinda

    17 jam lalu

  • Kaltim kawal penutupan lubang tambang di jalur Samarinda-Kukar

    Kaltim kawal penutupan lubang tambang di jalur Samarinda-Kukar

    20 jam lalu

  • Dispar Kaltim kembangkan kota kreatif cetak ekraf unggul

    Dispar Kaltim kembangkan kota kreatif cetak ekraf unggul

    21 jam lalu

  • Pemkab Berau promosikan Jembatan Kelomang Jadi daya tarik wisata

    Pemkab Berau promosikan Jembatan Kelomang Jadi daya tarik wisata

    15 Januari 2026 10:50

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA