Bontang (ANTARA Kaltim) - Kota Bontang, Kalimantan Timur untuk tahun anggaran 2013 ini menganggarkan bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) sebesar Rp20 miliar untuk pembebasan biaya operasional sekolah.

"Total anggaran BOSDA pendidikan 12 tahun tahun ini sebesar Rp20 miliar dan BOS Rp16 miliar.  Dana tersebut untuk pembebasan biaya operasional sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bontang, Dasuk, di Bontang, Kamis.

Dia rinci dari total anggaran Bosda dan BOS dialokasi untuk pembebasan biaya operasional sekolah bagi 20.374 siswa SD sederajat, 8.534 siswa SMP sederajat dan 7.593 siswa SMA sederajat.

"Besaran anggaran untuk Bosda sendiri sudah melalui kajian khusus bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya.  Dengan Bosda terkait pembubaran Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) baik RSBI SD, SMP, SMA secara nasional maka di Bontang tidak terpengaruh karena pada dasarnya RSBI pun sudah gratis melalui alokasi anggaran Bosda," kata Dasuki.

Lebih lanjut Dasuki menyampaikan dampak dari Bosda dan BOS sendiri mendongkrak tingkat kelulusan siswa seperti tahun 2011 kelulusan SD 100 persen, SMP 99,95 persen, SMA 99,80 persen.  Pada tahun 2012 kelulusan SD 100 persen, SMP 99,99 persen dan SMA 99,91 persen.

Adapun angka putus sekolah pada tahun 2011 SD 0,02 persen, SMP 0,01 persen dan SMA 0,15 persen.  Sementara tahun 2012 angka putus sekolah SD nol persen, SMP 0,01 persen dan SMA 0,20 persen.

Dasuki menyebutkan berbagai upaya penanganan anak putus sekolah diantaranya melalui pendidikan informal seperti pusat kegiatan belajar mengajar (kejar paket A, B,C).

Pelatihan kecakapan hidup (life skill) dan pelatihan kewirausahaan masyarakat oleh Lembaga Pendidikan dan Kursus.

Pengiriman praktek belajar kerja ke UPTD Dinas Sosial Provinsi Kaltim dan pembinaan melalui UPT Sanggar Kegiatan Belajar Dinas Pendidikan Kota Bontang.  (*)


Pewarta: Suratmi
Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026