Acara pembentukan forum ini rencananya akan digelar di Grand Sadurengas Hotel, Sabtu (22/2) dan difasilitasi PT. Kideco Jaya Agung (KIDECO).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Paser yang juga ketua formatur pembentukan Forum CSR Paser, Muhammad Fauzi, ST, mengatakan, sebelumnya ia bersama tim formatur telah melakukan berbagai kajian terkait pembentukan Forum CSR ini, yakni melakukan studi banding ke Bandung.
Forum CSR Propinsi Jawa Barat katanya, merupakan salah satu yang terbaik dalam mengelola CSR.
"Kami mendapat masukan dari tim Forum CSR Jawa Barat bahwa pembentukan forum ini harus melibatkan elemen lintas sektor guna memaksimalkan peran perusahaan menjalankan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat melalui CSR," kata Fauzi disela-sela kegiatan Musrenbang di kecamatan Tanjung Harapan, Kamis.
Selama ini, lanjut Fauzi, CSR perusahaan tidak tergarap secara maksimal karena tidak adanya forum CSR.
Dengan adanya forum CSR ini, diharapkan tidak ada pembangunan yang overlap dengan program pembangunan pemerintah.
"Kami juga akan mensosialisasikan peraturan bupati mengenai tanggung jawab sosial perusahaan yang erat kaitannya dengan permasalahan penyaluran dan implementasi CSR di Paser,"jelas Fauzi.
Jika Forum CSR sudah terbentuk, kata Fauzi,maka akan ditunjuk perusahaan sebagai duta Forum CSR.
Tugas duta Forum CSR ini adalah mengkomunikasikan masalah kebijakan yang akan dilakukan untuk implementasi CSR dengan Pemkab Paser.
Kegiatan yang digelar Pemkab Paser dan Kideco ini selain mengundang 100 perusahaan lintas sektoral yang ada di kabupaten Paser, juga mengundang seluruh dinas/instansi yang ada dilingkungan setkab Paser. (*)
Pewarta: R. WartonoEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.