... Jika memungkinkan agar disimpan di Perpustakaan karena Perpustakaan memiliki peralatan yang cukup canggih untuk pelestariannya...
Samarinda (ANTARA Kaltim) - Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy meminta Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah Kaltim, agar secara sungguh-sungguh memperhatikan pelestarian budaya yang ada di daerah masing-masing.

"Jika informasi mengenai budaya kita itu sudah ditulis atau sudah direkam, maka berikan satu judul atau satu copynya kepada Badan Perpustakaan untuk disimpan dan dilestarikan. Demikian juga kepada seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim, saya juga minta agar laporan-laporan kegiatan pembangunan yang telah kita laksanakan dapat disimpan di Perpustakaan untuk dapat diakses oleh masyarakat," ujar Wagub pada pembukaan acara Sosialisasi Centre of Excellent Budaya Lokal Kalimantan di ruang Ruhui Rahayu, Jumat (7/12).

Sosialisasi dihadiri Kepala Perpustakaan Nasional RI, Hj Sri Sulastri, Kepala Badan Perpustakaan Provinsi Kaltim Hj Sri Sulasmi Retno, para Kepala Perlustakaan Daerah, sejumlah kerabat kesultanan, para penerbit, pengarang dan lainnya.

Khusus kepada para Kerabat Kesultanan se-Kaltim yang hadir pada saat itu, Wagub mengatakan, sebagai pusat pemerintahan, pihak kesultanan juga banyak menyimpan naskah-naskah, baik yang terkait dengan sejarah, pemerintahan, kesenian, kesusasteraan, adat istiadat dan budaya lainnya. Naskah-naskah itu tidak ternilai harganya.

"Oleh karena itu jika memungkinkan agar disimpan di Perpustakaan karena Perpustakaan memiliki peralatan yang cukup canggih untuk pelestariannya, tetapi jika tidak memungkinkan berikan kesempatan kepada pihak Perpustakan untuk menggandakan, baik dalam bentu foto copy atau alih media, sehingga naskah itu tetap lestari," harap Wagub.

Hal yang sama diharapkan pula kepada para penerbit buku dan surat-kabar serta pengusaha rekaman. Wagub mengimbau agar mentaati ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 4 tahun 1990 tentang Kewajiban Menyerahkan satu eksemplar hasil karyanya kepada Badan Perpustakaan Provinsi Kaltim dan 2 eksemplar kepada Perpustakaan Nasional RI.

Mengenai ditetapkannya Kaltim sebagai Pusat Unggulan Layanan Informasi Budaya Lokal Kalimantan, Wagub mengatakan, Pemprov Kaltim merasa bangga dan bahagia mendapat kehormatan tersebut, terlebih lagi Kaltim isamping memiliki sumber daya alam yang berlimpah juga memiliki sejarah peradaban yang sangat panjang.(Humas Pemprov Kaltim/yul/adv)



Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026