Sebanyak 2.489 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Kondisi Luar Biasa  (KKN KLB) angkatan 46 Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda kembali diserah terimakan setelah mengikuti program pengabdian masyarakat selama sekitar satu bulan (Juli – Agustus 2020).
 

Penyerahan  peserta KKN dilakukan Gubernur Kaltim Isran Noor melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim M Syirajudin secara virtual kepada Wakil Rektor I Unmul Samarinda Profesor Mustofa Agung Sardjono, Selasa (15/9).

Gubernur dalam sambutan yang bacakan Syirajudin mengatakan, KKN merupakan proses aktualisasi diri mahasiswa dalam mengaplikasikan teori yang didapat dibangku perkuliahan. Mahasiswa yang mengikuti KKN akan banyak memperoleh pengalaman dan pengetahuan praktisi yang diperoleh.

“Perpaduan teoritis dan pengalaman di lapangan akan saling menunjang dan diiharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan Kaltim,” katanya.

Selain itu katanya hasil KKN  akan menjadi bahan evaluasi untuk menciptakan dan menyempurnakan metode pengabdian masyarakat sesuai kondisi lapangan.

Oleh karena itu dia menilai pelaksanaan KKN penting untuk terus dipertahankan, dilaksanakan meskipun dalam kondisi pandemi seperti sekarang. Dengan begitu bisa menjadi ajang evaluasi pelaksanaannya pada tahun-tahun mendatang.

“Untuk membangun daerah butuh dukungan semua pihak, termasuk Perguruan Tinggi. Dengan bersama semua masalah bisa dilalui,”katanya.

Sementara itu Wakil Rektor I Unmul Samarinda Profesor Mustofa Agung Sardjono, memberi penghargaan dan terima kasih bagi peserta KKN yang mengikuti kegiatan. Agenda KKN KLB kali ini menghadirkan banyak persoalan, khususnya COVID-19.

“Saya berharap apa yang telah dilakukan mahasiswa KKN dapat memberi manfaat bagi masyarakat Kaltim,” ujarnya.

Pewarta: Arif Maulana

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2020