Samarinda (Antaranews Kaltim) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menerapkan persyaratan khusus kepada bakal calon anggota legislatif yang akan berpartisipasi pada Pemilu 2019 dengan mewajibkan untuk melakukan tes assessment atau kompetensi.

Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Kaltim, Iswandi mengatakan tes asessment ini merupakan perintah dari DPP PDI Perjuangan sebagai persyaratan bakal caleg partai berlambang banteng menghadapi Pemilu 2019.

"Selain pemenuhan syarat administrasi lainnya seperti ijazah, KTP hingga memiliki KTA partai, DPP PDI Perjuangan yang memutuskan kelayakan bakal caleg berdasarkan tes kompetensi," kata Iswandi saat dihubungi dari Samarinda, Selasa.

Ia mengatakan untuk bakal caleg Provinsi Kalimantan Timur, uji kompetensi para bakal caleg dilaksanakan di hotel Grand Tjokro Balikpapan pada hari ini.

"Tes ini menjadi salah satu syarat kelayakan para kader banteng untuk menjadi calon legislatif baik DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi dan DPR RI," katanya.

Iswandi mengatakan pihaknya menjalin kerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) dalam melaksanakan tes tersebut.

"Kalau dahulu tesnya menggunakan kertas, sekarang itu kita tinggalkan dan peserta cukup menjawab soal melalui laptop atau smartphone saja," tegasnya.

Ia mengatakan tujuan dilaksanakannya test asessment tersebut untuk mengetahui kualitas para bacaleg yang akan berkiprah di Pemilu 2019.

Disisi lain, lanjut Iswandi para kader PDIP juga dituntut untuk mengetahui kemajuan teknologi informasi.

"Para caleg harus punya kapasitas, benar-benar Pancasilais dan cinta NKRI, yang tahu dan bisa menilai itu kan para psikolog," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan test asessment di Balikpapan ini khusus untuk bacaleg dari kota Balikpapan, kabupaten Penajam Paser Utara dan dari Tanah Grogot.

"Hari ini di kabupaten Berau juga dilaksanakan tes yang sama, kemarin minggu juga dilaksanakan di Samarinda dengan peserta dari Samarinda, Kukar, Bontang, Kutim, Kubar dan Mahulu," lanjutnya.

Sayangnya, kata Iswandi hasil jawaban atau pun penilaian tim dari Himpsi tidak akan diketahui oleh peserta. Melainkan menjadi bahan pertimbangan DPP PDI Perjuangan dalam menentukan kelayakan bakal caleg.

"Mereka tidak tahu hasilnya, karena langsung ke pusat. Kita saja sebagai panitia sekaligus fasilitator assessment ini tidak diberi tahu hasil penilaiannya," tandas Iswandi.(*)

Pewarta: Arumanto

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2018