Samarinda (ANTARA Kaltim) - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Royke Lumowa berharap Operasi Zebra 2017 yang digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia bisa memberikan efek positif bagi masyarakat dalam tertib berlalu lintas, serta menurunkan angka kecelakaan hingga 20 persen.

Ditemui wartawan di Mapolrestabes Samarinda, Jumat, Royke mengatakan telah memberikan arahan kepada jajarannya untuk lebih menekankan pada pendekatan persuasif dengan target menyadarkan masyarakat akan tertib berlalu lintas.

"Petugas harus lebih sopan saat menjalankan operasi zebra, bila ditemukan terjadi pelanggaran berlalu lintas, maka tindakan persuasif lebih diutamakan," jelas Royke.

Menurut Royke, angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia terbilang masih tinggi, dengan salah satu faktor penyebabnya adalah tidak tertibnya masyarakat dalam berkendara.

"Tertib berlalu lintas tidak hanya memberikan rasa aman bagi pelakunya, namun masyarakat lain juga akan merasakan kenyamanan dalam berlalu lintas," imbuh Royke tanpa menyebut jumlah angka kecelakaan lalu lintas.

Royke juga mewanti-wanti kepada anak buahnya untuk tidak coba-coba menerima sogokan dari para pengguna kendaraan selama kegiatan Operasi Zebra yang berlangsung 1-14 November 2017.

"Laksanakan tugas secara murni, sehingga dapat berdaya guna sesuai dengan tujuannya," tegas Royke.

Royke hadir di Polrestabes Samarinda dalam rangka memberikan pengarahan dan tatap muka dengan jajaran Polantas Polda Kaltim.

"Saya melakukan road show ke semua daerah dan kunjungan di Kaltim ini merupakan kunjungan yang kesepuluh untuk polda di Indonesia," ujarnya. (*)

Pewarta: Arumanto

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2017