Tana Paser (ANTARA Kaltim) - Blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Paser,  hingga Rabu tersisa 500 keping.

"Dari perkiraan kebutuhan blangko KTP elektronik sebanyak 6.306 keping, tersisa sebanyak 500 keping," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Paser Hulaemi di Tanah Grogot, Rabu.

Ia memperkirakan blangko pembuatan KTP elektronik sebanyak itu akan habis dalam waktu tidak lebih dari 3 hari.

"Setiap harinya, kami bisa melayani 200 pencetakan KTP elektronik. Padahal, saat ini blangko pencetakannya tersisa 500 keping," kata Hulaemi.

Dengan kondisi tersebut, menurut dia, pada pekan ini tidak akan ada lagi pencetakan KTP elektronik di daerah ini.

"Sebenarnya, blangko masih banyak di Kementerian. Namun, untuk mengambilnya `kan perlu perjalanan dinas, sedangkan perjalanan dinas saat ini sudah dihentikan," jelas Hulaemi.

Berdasarkan data Disdukcapil di akhir Agustus 2016, sebanyak 6.806 warga di daerah itu masih belum memiliki KTP elektronik.

"Saat ini mereka masih terus melakukan perekaman," ujar Hulaemi.

Jika dalam minggu ini blangko pencetakan sudah habis, kata Hulaemi, Disdukcapil akan menghentikan sementara pencetakan sambil terus melakukan perekaman KTP elektronik.

"Kalau blangkonya sudah habis, pencetakan akan dihentikan. Namun, perekaman KTP elektronik terus dilakukan," tutur Hulaemi.

Selain permasalahan blangko, lanjut Hulaemi, Disdukcapil Kabupaten Paser juga mengalami kekurangan "rebond" untuk pencetakan.

"Kami sempat mengalami kekurangan `rebond` dan bahkan sempat meminjam ke Pemkab Penajam Paser Utara. Namun, sudah kami ganti. Akan tetapi, baru ini kami sudah beli tujuh buah `rebond` untuk memperlancar pencetakan," kata Hulaemi.     (*)

Pewarta: R. Wartono

Editor : Amirullah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2016