Penajam (ANTARA Kaltim) - Sebanyak lima anak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, positif terinfeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) atau virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia.

"Berdasarkan data, hingga saat ini tercatat lima anak di bawah 14 tahun telah terinfeksi HIV yang tertular dari orang tua mereka," jelas Pengelola Program HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Sarjito Ponco Waluyo ketika ditemui di Penajam, Selasa.

Namun, ia memprediksi jumlah anak yang terinfeksi HIV tersebut bisa bertambah, dengan ditemukannya warga pendatang yang memiliki tiga orang anak di bawah usia 12 tahun positif HIV, pada Senin (15/8).

Warga pendatang yang ditemukan positif HIV itu, yakni seorang laki-laki berusia 35 tahun berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang datang bersama istri dan anaknya untuk bekerja di Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Saat menjalani pemeriksaan dan perawatan dengan gejala awal tuberkulosa atau TB. Setelah dilakukan pemeriksaan darah, ternyata bapak tiga anak itu positif HIV," ungkap Ponco Waluyo.

Ia menduga, istri dan anak-anaknya juga terinfeksi HIV, namun untuk memastikan Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Penajam Paser Utara akan melakukan pemeriksaan darah terhadap istri dan anak pria tersebut.

"Kami curiga kemungkinan besar istri dan anak dari laki-laki warga pendatang itu juga sudah terinfeksi HIV, kami akan pastikan melalui pemeriksaan darah," ujar Ponco Waluyo.

Adanya anak yang terinfeksi HIV menurut ia, memerlukan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, terutama perhatian dari pemerintah daerah.

Untuk mempercepat penemuan HIV/AIDS di Kabupaten Penajam Paser Utara, Dinkes mewajibkan seluruh puskesmas atau layanan kesehatan melakukan pemeriksaan darah terhadap ibu hamil dan pasien dengan gejala TB diusia produktif.

Selain itu, lanjut Ponco Waluyo, pasien gizi buruk yang tiga kali pemeriksaan berat badannya masih sama atau menurun, serta pasien infeksi menular seksual atau IMS juga wajib diperiksa darah untuk mempermudah menemukan kasus HIV/AIDS.

Dengan temuan baru tersebut, di Kabupaten Penajam Paser Utara terdapat 42 orang dengan HIV/AIDS (ODHA), yang mayoritas terinfeksi HIV melalui IMS karena melakukan seks bebas atau hubungan seks di luar nikah dan berganti-ganti pasangan. (*)

Pewarta: Bagus Purwa

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2016