Jakarta (ANTARA News) - Dalam rangka merayakan Hari Belanja Nasional yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 4 September 2015, situs jual-beli online Bukalapak.com meluncurkan tambahan fitur pembayaran belanja.

"Kami menambah fitur pembayaran belanja dengan Kartu Kredit dan Klikpay sebagai bentuk komitmen kami untuk memberikan kenyamanan, kemudahan dan paling penting adalah keamanan bagi pelanggan atau pembeli kami dalam proses berbelanja,” kata Achmad Zaky, CEO dan Co-Founder Bukalapak.com, dalam keterangan tertulisnya, Jumat.

Sebelumnya, fitur pembayaran di Bukalapak hanya dengan fasilitas BukaDompet dan transfer bank. Dengan penambahan fitur pembayaran tersebut memungkin pengguna untuk melakukan pembayaran dengan Kartu Kredit jenis Visa maupun Master.

Metode pembayaran dengan Kartu Kredit dapat digunakan pada semua transaksi dengan nilai minimal sebesar Rp 10.000. 

Lebih lanjut, setiap transaksi dengan menggunakan Kartu Kredit akan dikenakan biaya pelayanan sebesar 1,5 persen. Apabila terjadi proses refund, dana pembayaran akan dikembalikan seluruhnya melalui kartu kredit pengguna, namun biaya pelayanan sebesar 1,5 persen tidak dapat dikembalikan.

Selain melakukan pembayaran dengan Kartu Kredit, pengguna Bukalapak juga dapat melakukan pembayaran menggunakan fitur KlikPay dari berbagai bank penyedia.

Metode pembayaran dengan fitur KlikPay tersebut dapat digunakan pada semua transaksi dengan nilai minimal sebesar Rp 10.000 dan tidak dikenakan biaya pelayanan alias gratis.

“Adanya penambahan fitur pembayaran belanja dengan Kartu Kredit, KlikPay dan Rekening Ponsel ini kami ingin masyarakat semakin terbiasa berbelanja secara online," ujar Zaky.

"Target kami adalah semakin banyak masyarakat Indonesia yang berbelanja online dan harapannya mereka bisa berbelanja online setiap hari,” tambah dia.

Dalam keterangan tertulisnya, Bukalapak juga menyebutkan bahwa saat ini jumlah pengunjung situs jual-beli online itu telah mencapai 2 juta pengunjung setiap harinya. Sedangkan jumlah barang terjual per bulan mencapai 4 juta unit, dengan total jumlah penjual 500.000 pelapak. (*)

Pewarta: Arindra Meodia

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2015