Balikpapan (ANTARA Kaltim) - Peristiwa kebakaran yang terjadi di Pasar Pandansari, Balikpapan, pada Sabtu dini hari, meludeskan sebanyak 380 kios dan petak yang berada di lantai dua dan tiga.

"Kobaran api mulai terlihat membesar pada pukul 02.15 Wita," kata Kepala Kepolisian Sektor Balikpapan Barat Komisaris Polisi Kifli S Sufu ketika ditemui di Balikpapan.

Sejumlah saksi mata mengatakan api diketahui berasal dari lantai dua pasar dan dalam waktu sekitar 15 menit api sudah menyebar naik ke lantai tiga.

Barang-barang plastik, karton telur dan perancangan yang menjadi barang dagangan di lantai dua, semakin memudahkan api membesar. Petugas pemadam kebakaran juga mencium bau ikan asin terbakar dari kios di lantau dua itu.

"Ketika saya sudah sampai Pasar, semua sudah ludes. Saat malam, saya kira cahaya itu dari obor (flare) milik Pertamina, tidak tahunya pasar terbakar," kata Thamrin, salah seorang pemilik kios plastik di Pasar Pandansari.

Kobaran api bisa dijinakkan petugas pemadam kebakaran menjelang pagi dan hingga siang masih terus dilakukan penyemprotan ke lantai dan kios-kios yang sudah jadi arang.

"Untuk pembasahan dan pendinginan, karena di lantai bawah pasar masih banyak kios yang utuh tidak terbakar," kata seorang petugas pemadam kebakaran, Januar.

Pada pukul 14.00 Wita, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi datang meninjau lokasi kebakaran dan blusukan ke lorong-lorong pasar yang kini gelap serta dipenuhi genangan air bekas sisa pemadaman.

Penasihat Persatuan Pedagang Pasar Pandansari (P4S) Andi Welly meminta wali kota sedapat mungkin masih memberikan izin kepada pedagang untuk berjualan di pasar tersebut.

"Kami mohon Pemkot Balikpapan segera menguji kembali kelayakan pasar ini. Seandainya memang masih memungkinkan untuk ditempati kembali, kami akan tetap di sini," kata Welly.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi berjanji segera menurunkan tim ahli yang beranggotakan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pasar, dan akademisi untuk mengkaji kelayakan Pasar Pandansari.

"Semoga dalam dua minggu dari sekarang hasilnya sudah rampung," katanya.

Pasar Pandansari Balikpapan dibangun tahun 2006 dan selesai pada 2007. Pembangunan pasar ini adalah renovasi dari pasar lama yang kondisinya sangat kumuh.

Kendati direnovasi, tidak tampak perubahan yang berarti dari lingkungan Pasar Pandansari, karena tetap tampak kumuh meski bangunannya lumayan megah.   (*)

Pewarta: Novi Abdi

Editor : Amirullah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2015