Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), berkomitmen meningkatkan literasi sebagai upaya mengembangkan pengetahuan Sumber Daya Manusia (SDM) seiring keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di provinsi itu.
 
"Kami berkomitmen untuk meningkatkan literasi agar SDM dapat menambah pengetahuan," kata Kepala Dispusip Kabupaten Penajam Paser Marjani di Penajam, Kamis.
 
Peningkatan literasi melalui perpustakaan kabupaten, menurutnya, salah satu upaya untuk mengembangkan SDM, dalam menghadapi perkembangan ibu kota baru Indonesia yang saat ini sedang dibangun.
 
Gedung Perpustakaan Kabupaten Penajam Paser Utara berdiri setelah diumumkannya pemindahan ibu kota negara Indonesia dari Jakarta ke sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara di Kaltim.
 
Ia mengatakan literasi memegang peranan penting untuk tumbuh kembangkan budaya gemar membaca yang bermuara kepada peningkatan SDM agar dapat bersaing.
 
Perpustakaan menjadi pusat pengetahuan yang memiliki peran sentral dalam peningkatan literasi masyarakat, katanya, sehingga fasilitas layanan harus dikembangkan dan koleksi bacaan diperbanyak.
 
Koleksi bacaan yang ada di Perpustakaan Kabupaten Penajam Paser Utara antara lain buku mengenai sejarah, seni dan budaya, ilmu pengetahuan, dan buku lainnya yang bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan SDM.
 
Kemudian juga menyediakan sumber daya digital dan teknologi informasi yang dapat memudahkan masyarakat mengakses pengetahuan secara daring (online).
 
Menurutnya, pentingnya literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga mengenai pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan berpikir kritis.
 
"Kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis, akan membuat masyarakat lebih siap menghadapi perubahan zaman dan mampu bersaing," ucap Marjani.
 
Ia mengatakan literasi membantu individu dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pekerjaan hingga pengambilan keputusan sehari-hari.

Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2023