Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan tujuh bus sekolah untuk memudahkan para pelajar berangkat ke dan pulang dari sekolah.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara Ahmad Junaidi mengatakan bahwa uji coba pengoperasian bus sekolah dilakukan di wilayah Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, pada Jumat (13/10).

"Uji coba berjalan lancar," katanya di Tenggarong, Sabtu.

Dia menyampaikan bahwa pemerintah daerah berencana menyediakan tujuh bus sekolah menggunakan alokasi dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurut dia, satu bus sekolah yang diadakan menggunakan alokasi dana APBD Murni Tahun 2023 sudah siap dioperasikan di wilayah Tenggarong.

Enam bus lainnya, kata dia, diadakan menggunakan alokasi dana dalam APBD Perubahan Tahun 2023.

Menurut dia, pemerintah daerah sudah memesan enam bus sekolah yang diadakan menggunakan alokasi dana dalam APBD Perubahan 2023 untuk dioperasikan di wilayah-wilayah kecamatan yang membutuhkan.

Dia mengatakan bahwa ada dua jenis bus sekolah yang dipesan, yakni bus dengan 30 kursi dan bus dengan 19 kursi.

"Target kami adalah penyerahan bus dilakukan pada Desember tahun ini, sehingga tahun 2024 bisa beroperasi untuk mengangkut pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA," katanya.

Menurut dia, pengelolaan bus sekolah nantinya akan diserahkan ke pemerintah desa/kelurahan.

Ahmad Junaidi menjelaskan, pengadaan bus sekolah dilakukan untuk memfasilitasi pelajar yang tinggal di daerah yang jauh dari sekolah dan sarana angkutan umumnya masih terbatas.

"Kehadiran angkutan pelajar sering kali menjadi salah satu aspirasi masyarakat saat kunjungan kerja bupati maupun wakil bupati. Atas dasar inilah kemudian tahun lalu diusulkan pengadaan bus sekolah dan disetujui," katanya.
 

Pewarta: M.Ghofar

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2023