Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu menanggapi insiden sebuah truk yang nekat menerobos Jembatan Mahkota II Achmad Amins yang jelas dilarang kendaraan roda enam melintas, bahkan nyaris melindas seorang petugas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), sekitar pukul 10.30 WITA, Jumat.
 
"Petugas kami yang ingin memberhentikan truk tersebut hampir saja terlindas jika tidak menghindar, sehingga ini menjadi perhatian kami untuk memburu keberadaan pengemudi berikut unit truk itu," ujar Hotmarulitua Manalu di Samarinda.
 
Ia mengatakan, sementara ini Dishub Samarinda tengah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk mencari kendaraan beserta sopir yang mengemudikannya. Sayangnya truk beroda enam itu belum dapat ditemukan.  
 
Manalu mengungkapkan hingga saat ini Jembatan Achmad Amins itu tengah menerapkan pembatasan kendaraan, sehingga truk tersebut seharusnya dilarang melintas, hal ini berkaitan dengan keamanan dan keselamatan jembatan.
 
"Sampai pada dikeluarkannya rekomendasi bahwa jembatan tersebut aman untuk dilintasi kendaraan besar hingga saat ini masih dibatasi," tegas Manalu 
 
Ia menjelaskan kendaraan yang telah menerobos hingga menabrak petugas yang hendak memberhentikan untuk diberikan peringatan itu sampai saat ini belum dapat ditemukan, selain itu nomor polisi kendaraan itu juga tak terlihat jelas.
 
"Maka dari itu ini kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memburu truk tersebut," jelasnya.
 
DIharapkannya agar seluruh pengguna jalan dapat mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan, ihwal itu bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

Pewarta: Ahmad Rifandi

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2023