Proyek pembangunan rumah jabatan Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, di jalan pesisir pantai Kelurahan Sungai Paret, Kecamatan Penajam masih membutuhkan miliaran Rupiah.
 
Informasi yang diperoleh ANTARA di Penajam, Rabu, menyebutkan proyek pembangunan rumah jabatan bupati yang telah menghabiskan lebih kurang Rp34 miliar tersebut belum rampung 100 persen.
 
"Masih butuh anggaran untuk pengerjaan lanjutan rumah jabatan bupati" jelas Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara Ricci Firmansyah.
 
Pengerjaan lanjutan rumah kepala daerah itu seperti pagar, taman (landscape) pilar dan eksterior bangunan serta dermaga kapal cepat (speedboat).
 
Sejumlah pengerjaan tersebut  masuk perencanaan pembangunan rumah jabatan tahap kedua.
 
Lanjutan pembangunan rumah jabatan Bupati Penajam Paser Utara membutuhkan anggaran sebesar Rp2 miliar.
 
Anggaran Rp2 miliar untuk pembangunan lanjutan rumah dinas bupati itu belum termasuk pengadaan mebeler.
 
"Kegiatan pengadaan mebeler di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten, bukan Dinas PUPR," ujarnya.
 
Namun, anggaran pembangunan rumah dinas bupati tahap kedua tidak dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Daerah atau APBD 2022.
 
"Anggaran pembangunan lanjutan rumah jabatan diusulkan di APBD 2022, tapi tidak diakomodir," kata Ricci Firmansyah.
 
Diharapkan anggaran pembangunan rumah jabatan Bupati Penajam Paser Utara tahap kedua tersebut masuk pada APBD 2023.

Pewarta: Bagus Purwa

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2022