Samarinda (ANTARA Kaltim) - Harga daging sapi murni di Kota Samarinda dalam dua pekan terkahir masih bertahan tinggi mencapai Rp100 ribu per kg, padahal sebelumnya berada pada kisaran Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kg.

"Mahalnya harga daging sapi murni di Samarinda dan beberapa daerah lain di Kaltim karena sapi masih didatangkan dari Jawa yang pengirimannya saat ini terhambat cuaca buruk," ujar Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop Kaltim Rodi Ahnadi di Samarinda, Kamis.

Menurutnya cuaca ekstrem ini sudah terjadi mulai minggu pertama Januari 2013. Padahal sebelumnya diperkirakan cuaca ekstrem akan terjadi pada Maret-April 2013.

Menipisnya stok daging sapi murni itu berakibat pada naiknya harga karena permintaannya cukup banyak. Sementara harga daging beku atau daging impor yang dijual di super market atau mal harganya lebih murah karena peminatnya tidak banyak.

Untuk stok beras, lanjutnya, hingga tiga bulan ke depan Kaltim masih aman karena selain stok beras yang cukup di Bulog juga beras di distributor sangat cukup. Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat agar tidak merisaukan tentang kondisi beras di Kaltim.

Apalagi pihaknya bersama distributor selalu mendatangkan beras dan kebutuhan pokok lainnya dari Jawa dan Sulewesi, bahkan dari Kalimantan Selatan, paling tidak satu kali dalam dua minggu.

Saat ini, lanjut dia, gelombang memang cukup tinggi sehingga membahayakan bagi kapal-kapal kecil yang mengangkut sembako dari Surabaya maupun dari Makasar ke Balikpapan.

Namun bagi kapal barang yang besar, gelombang tersebut tidak terlalu berpengaruh meskipun pelaut harus tetap waspada. (*)

Pewarta: M.Ghofar

Editor : Arief Mujayatno


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2013