Ekspedisi Indonesia ke Perbatasan
- 9 November 2013 13:02
Setelah menunggu selama 18 jam, Tim Ekspedisi Indonesia 4X4 ke Perbatasan akhirnya berhasil menyeberangi sisi timur Sungai Mentarang di Rivan Melasu, Mentarang Hulu, Malinau, Kalimantan Utara, Rabu (6/11) sore. Satu per satu mobil menyeberang melewati jembatan kayu-kayu bulat yang disusun berjajar, melintasi Sungai Mentarang yang deras dan baru meluap setelah hujan sepanjang sore hingga malam di hulunya. (Novi Abdi/ANTARA)
Setelah menunggu selama 18 jam, Tim Ekspedisi Indonesia 4X4 ke Perbatasan akhirnya berhasil menyeberangi sisi timur Sungai Mentarang di Rivan Melasu, Mentarang Hulu, Malinau, Kalimantan Utara, Rabu (6/11) sore. Satu per satu mobil menyeberang melewati jembatan kayu-kayu bulat yang disusun berjajar, melintasi Sungai Mentarang yang deras dan baru meluap setelah hujan sepanjang sore hingga malam di hulunya. (Novi Abdi/ANTARA)
Setelah menunggu selama 18 jam, Tim Ekspedisi Indonesia 4X4 ke Perbatasan akhirnya berhasil menyeberangi sisi timur Sungai Mentarang di Rivan Melasu, Mentarang Hulu, Malinau, Kalimantan Utara, Rabu (6/11) sore. Satu per satu mobil menyeberang melewati jembatan kayu-kayu bulat yang disusun berjajar, melintasi Sungai Mentarang yang deras dan baru meluap setelah hujan sepanjang sore hingga malam di hulunya. (Novi Abdi/ANTARA)
Setelah menunggu selama 18 jam, Tim Ekspedisi Indonesia 4X4 ke Perbatasan akhirnya berhasil menyeberangi sisi timur Sungai Mentarang di Rivan Melasu, Mentarang Hulu, Malinau, Kalimantan Utara, Rabu (6/11) sore. Satu per satu mobil menyeberang melewati jembatan kayu-kayu bulat yang disusun berjajar, melintasi Sungai Mentarang yang deras dan baru meluap setelah hujan sepanjang sore hingga malam di hulunya. (Novi Abdi/ANTARA)