Wali Kota Samarinda bantah terlibat unjuk rasa ke Gubernur Kaltim
- 23 Mei 2026 21:38
Petugas Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengenakan PHH untuk mengantisipasi unjuk rasa menolak mutasi yang dilakukan kembali oleh PNS dan tenaga honorer di lingkungan Pemkab PPU, Kamis (4/7). (Bagus Purwa/ANTARA Kaltim)
Ratusan pengunjuk rasa dari PNS dan tenaga honorer serta ormas berkumpul di halaman Kantor Bupati PPU, setelah kericuhan aksi unjuk rasa penolakan mutasi, Kamis (47). (Bagus Purwa/ANTARA Kaltim)
Pengunjuk rasa yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga honorer di lingkungan Pemkab PPU kembali melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati PPU dengan membentangkan spanduk menolak mutasi, Kamis (4/7). (Bagus Purwa/ANTARA Kaltim)
Kapolres PPU AKBP Sugeng Utomo berdialog dengan para pengunjuk rasa saat memantau aksi unjuk rasa penolakan mutasi PNS dan tenaga honorer di halaman Kantor Bupati PPU, Kamis (47). (Bagus Purwa/ANTARA Kaltim)
Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Andi Harahap menemui dan berdialog dengan para pengunjuk rasa yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga honorer yang menolak dimutasi di halaman Kantor Bupati PPU, Kamis (47). (Bagus Purwa/ANTARA Kaltim)