Sangatta  (ANTARA News Kaltim) - Harga daging sapi segar di pasar Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur ternyata masih tinggi, yakni Rp85.000 per kilogram (Kg) atau hanya turun Rp5.000 per kilogram (Kg) dari harga menjelang Idul Fitri 1433 Hijriah.

Menurut Dahlis, ketua asosisasi pengusaha sapi potong Kutai Timur, Senin, pasca hari raya idul fitri 1433 hijriyah lalu, memang harga daging sapi segar di pasar Sangatta sampai sekarang masih terbilang cukup tinggi yakni sebesar Rp85.000 per kilogram (Kg).

Seharusnya seperti biasa, harga daging sapi segar sudah turun normal yakni Rp75.000 perkilogram, namun sampai sekarang hanya turun tipis dari harga saat bulan puasa hingga lebaran.

"Tingginya harga daging sapi segar di pasar hingga sekarang karena permintaan masih tinggi,"ujarnya.

"Diprediksi harga ini tidak akan terlalu jauh turun hingga nanti hari raya Idul Adha 1433 hijriyah bulan Oktober mendatang,"katanya menambahkan.

Selain harga daging yang masih tinggi, harga ikan jenis kerapu juga masih dijual rata-rata Rp50.000 per kilogram (Kg) dan ikan jenis Kakap Merah juga Rp50.000 per kilogram (Kg).

Ullah, 52 tahun pedagang ikan segar di pasar tradisional Teluk Lingga mengatakan, hampir semua jenis ikan harganya masih mahal,seperti ikan kerapuh, ikan kakap, ikan tongkol maupun udang.

"Saat ini Ikan Kerapuh masih Rp50.000 perkilogram (Kg) dan Kakap Merap dan Kakap Putih juga Rp50.000 perkilogram, sedangkan harga ikan tongkol ukuran sedang Rp32.000 per kilogram,"katanya.

Sedangkan udang jenis bintik-bintik dijual Rp45.000 perkilogram (Kg) dan udang putih ekspor ukuran sedang itu dijual seharga Rp55.000 per kilogram. (*)



Pewarta: Adi Sagaria
: Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026