"Padahal, anggaran yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau nasabah di Kabupaten Nunukan hanya sebesar Rp15 miliar," kata Kepala Badan Layanan Umum Bank BNI Cabang Kabupaten Nunukan, Agung FS, Rabu.
Ia menambahkan, meski nominal transaksi keluar telah melebihi dana yang disiapkan, BNI Cabang Kabupaten Nunukan tidak khawatir berkat adanya persiapan lain dalam bentuk pagu sebesar Rp6 miliar, termasuk nasabah untuk wilayah Pulau Sebatik.
"Kami siapkan Rp15 miliar untuk kebutuhan nasabah menjelang Lebaran tahun ini. Sementara total uang keluar hingga H-6 Lebaran sudah mencapai Rp19,9 miliar," katanya.
Besarnya transaksi keluar tersebut disebabkan oleh besarnya kebutuhan masyarakat Kabupaten Nunukan menjelang Lebaran termasuk sejumlah perusahaan yang mengeluarkan simpanan untuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) karyawannya, kata Agung.
Ia menambahkan, selain transaksi keluar juga terjadi transaksi masuk yang jumlahnya mencapai Rp7,7 miliar sehingga perbandingannya sekitar 3:1.
"Puncak transaksi terjadi pada Senin (13/8) dan diperkirakan transaksi terakhir pada hari Kamis (16/8)," ujarnya.
Dengan memperhatikan animo masyarakat yang menarik simpanannya menjelang lebaran yang cukup tinggi, maka transaksi keluar diperkirakan masih akan bertambah lagi.
Agung menegaskan, diperkirakan hingga H-2 Lebaran transaksi keluar bertambah sekitar Rp3 miliar sehingga totalnya mencapai Rp23 miliar.
Meski dana yang disiapkan oleh Bank BNI untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Nunukan hanya sebesar Rp15 miliar dibandingkan transaksi keluar sebesar Rp23 miliar, ujar Agung.
Tetapi tetap terpenuhi adanya persiapan pagu sebesar Rp6 miliar, ditambah transaksi masuk yang sudah mencapai Rp7,7 miliar tadi, sebut Agung.
Pewarta: Muhammad Rusman: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.