"Kaltim mempunyai potensi yang luar biasa dalam pengembangan pertanian dalam arti luas, termasuk melalui Rice and Food Estate. Ini merupakan bagian dari ikhtiar provinsi ini menyiapkan diri sebagai lumbung pangan nasional di masa depan dan Dewan mendukung sepenuhnya. Makanya digelar seminar ini," kata Mukmin saat membuka seminar, Selasa (19/6).
Seminar diharapkan menghasilkan rumusan untuk penyempurnaan program Rice and Food Estate, sehingga membawa manfaat besar bagi peningkatan kesejahteraan rakyat Kaltim, utamanya petani, di masa depan.
Seminar yang diikuti sekitar 150 orang, terdiri atas anggota DPRD Kaltim, kalangan akademisi, organisasi petani, investor pertanian, direksi BUMD dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini dibuka secara resmi Ketua DPRD Kaltim, HM Mukmin Faisyal HP yang didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yahya Anja dan H Hadi Mulyadi, menghadirkan tiga nara sumber, yakni Ketua Komisi II, H Rusman Ya’qub, Wakil Ketua Tim Percepatan Rice & Estate Kaltim, Prof Riyanto dan Pengamat Ekonomi ECONIT, Dr Hendri Saparini.
Sedangkan yang menjadi pembahas adalah pengusaha yang juga anggota Tim Percepatan Rice & Estate Kaltim, Ronald Lolang, Ketua Divisi Litbang HKTI Kaltim, Suyadi PhD dan Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Agribisnis Faperta Unmul, Zulkarnain. (Humas DPRD Kaltim)
Editor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.