Samarinda (ANTARA News Kaltim) - Setelah sejumlah sekolah di lima daerah seperti Samarinda, Balikpapan, Tarakan, Bulungan dan Berau, kini giliran Kota Bontang mendapat kunjungan Komisi IV DPRD Kaltim dengan agenda pemantauan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) di kabupaten/kota se-Kaltim.

Agenda pemantauan yang digelar di Kantor Walikota Bontang dengan mengumpulkan seluruh kepala sekolah se-Kota Bontang itu  dipimpin langsung Ketua Komisi IV, H  Ahmad Abdullah, diikuti Wakil Ketua Ketua Komisi IV, Hj Encik Widyani, Sekretaris Komisi IV, Mudiyat Noor  dan anggota Komisi IV antara lain Hj Puji Astuti, Masitah, Datu Yasir Arafat, Lelyanti Ilyas, Maria Margaretha Rini Puspa dan Zain Taufik Nurrohman.

Dalam pertemuan itu hadir pula Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang, H  Asmudin Hamzah mewakili Wali Kota Bontang Adi Darma. Sedangkan Dinas Pendidikan Kaltim diwakili Idhamsyah.

Ketua Komisi IV Ahmad Abdulah menjelaskan, kunjungan Komisi IV ke seluruh sekolah di Kaltim  dalam rangka memantau penyaluran BOSDA,  untuk mendengar kendala-kendala teknis sekolah terhadap pengelolaan bantuan dana tersebut dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

"Hal ini berkaitan dengan rencana  menyaluran dana BOSDA yang langsung ke rekening sekolah dan tidak melalui dinas pendidikan kabupaten/kota lagi. Yang mana hal itu untuk mempermudah birokrasi pencairan anggaran, sehingga  diharapkan cepat diserap sekolah," kata Abdullah.

Dalam kesempatan yang sama anggota Komisi IV dari Fraksi PDI-P, Datu Yasir Arafat menyebutkan jika sekolah merasa kekurangan dengan jumlah dana BOSDA yang dialokasikan sekarang, yakni Rp1 juta untuk SMA dan Rp 1,5 juta untuk SMK maka mereka maupun pemerintah setempat dihimbau  mengajukan permintaan pertambahan anggaran.

"Untuk masalah pendidikan kami Komisi IV akan berjuang semaksimal mungkin, untuk itu jika ada keluhan dalam hal kurangnya anggaran yang diberikan maka ajukan usulan.  Kami pasti akan membantu untuk menaikkan anggaran yang diminta. Hal itu agar tidak ada lagi pungutan-pungutan dari sekolah yang disebabkan kurangnya anggaran yang diberikan pemerintah," kata Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim ini.

Sementara anggota Komisi IV asal Fraksi PKS, Lelyanti Ilyas menyampaikan harapannya agar BOSDA dapat mengurangi beban biaya bagi orangtua siswa.

"Untuk itu sekolah diminta untuk menggunakan dan memanfaatkan dana BOSDA ini secara tepat sasaran," harap wakil rakyat asal Dapil II Balikpapan, PPU dan Paser ini.

Sedangkan Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang,  Asmudin Hamzah  menyampaikan apresiasi positif atas kunjungan Komisi IV tersebut. "Diharapkan bisa membawa manfaat, terutama terkait dana BOSDA," katanya.

Dari penjelasan Darsuki Kepala Dinas Pendidikan Bontang, penerimaan dana BOSDA di Bontang berjumlah Rp8,9 miliar. Yang mana di SMAN 1 Bontang, dana BOSDA selalu diterima dengan penuh. Namun kendalanya hanya pada keterlambatan penerimaannya. (Humas DPRD Kaltim)




Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026