"Kenaikan ekspor pada Maret 2012 disebabkan oleh naiknya ekspor nonmigas sebesar 8,42 persen, yakni 1,33 miliar dolar menjadi 1,44 miliar dolar," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Johni Anwar di Samarinda, Jumat.
Johni yang didampingi Kepala Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik (IPDS) Achmad Zaini melanjutkan, untuk ekspor migas juga mengalami kenaikan, yakni sebesar 28,36 persen, atau dari 1,35 miliar dolar menjadi 1,73 miliar dolar.
Dia merinci perkembangan ekspor Kaltim pada dua bulan sebelumnya, yakni ekspor migas pada Januari sebesar 1,20 miliar dolar, sedangkan pada Februari sebesar 1,33 miliar dolar sehingga total eskpor migas hingga akhir Maret 2012 senilai 4 miliar dolar.
Untuk ekspor nonmigas, pada Januari sebesar 1,57 miliar dolar dan pada Februari senilai 1,34 miliar dolar sehingga total ekspor nonomigas hingga akhir Maret 2012 berdasarkan data yang masuk sebesar 4,5 miliar dolar.
Menurutnya, ekspor Kaltim mulai Januari hingga Maret, terdapat 10 jenis komoditas yang memberikan andil besar hingga mencapai 99,95 persen terhadap total kontribusi nilai ekspor bagi Kaltim.
Pertama adalah komoditas bahan bakar mineral yang di dalamnya termasuk migas dan batu bara, yakni mencapai 94,64 persen dengan nilai 8,16 miliar dolar.
Kemudian disusul ekspor lemak dan minyak hewani atau nabati yang sebesar 1,61 persen dengan nilai 0,14 miliar dolar.
Kemudian ekspor kayu dan barang-barang olahan atau kerajinan dari kayu yang sebesar 1,25 persen, atau senilai 0,11 miliar dolar.
Dari adanya data kontribusi ekspor komoditi tesebut, lanjutnya, hal ini menujukkan bahwa dominasi bahan bakar mineral masih sangat besar dalam kegiatan perdagangan luar negeri bagi Provinsi Kaltim. (*)
Pewarta: M Ghofar: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.