Tanpa perlawan berarti anak asuh Rudi Keljes memberondong delapan gol Mitra Kukar tanpa balas meski pada menit ke-80 Persisam harus bermain dengan sepuluh pemain akibat salah satu pemainnya Diman mengalami cedera dan pergantian pemain sudah habis.
Dua gol tim "Pesut Mahakam" junior itu dicetak pada babak pertama oleh Loudry dan Wahyu Kristanto, sedangkan enam gol tambahan dicetak oleh Imam Baihaqi pada menit ke-50,73, Bayu Gatra pada menit ke-58, Lerby pada menit ke-69 (penalti), dan Sucipto pada menit ke-71.
Kemenangan itu menghantarkan Persisam sebagai kandidat juara Grup C dengan nilai sementara sembilan poin dari tiga kali kemenangan.
Persisam U-21 masih menyisakan satu kali pertandingan melawan Persiba Balikpapan U-21.
Pelatih Persisam U-21 Rudi Wiliam Keljes tidak heran dengan hasil manis yang dicapai timnya.
"Saya sudah prediksi anak-anak pasti menang karena kualitas mereka masih di atas lawan," kata Rudi Keljes menegaskan.
Meski demikian, pelatih nasional era 1990-an itu mengingatkan para pemainya untuk tidak cepat puas karena masih ada tujuan dan cita-cita yang lebih besar.
"Jenjang kami menuju nasional masih panjang, apalagi kami juga punya sasaran untuk tim senior Persisam Putra Samarinda," ujarnya. (*)
Pewarta: Arumanto: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026