Dua pemain kedua kesebelasa yakni Trisetyo dari Persisam dan Dery dari tim PON Kaltim mengalami luka memar di wajah karena terlibat perkelahian di lapangan.
Keributan ini dipicu oleh permainan keras yang diperagakan kedua tim yang sama-sama ngotot dalam pertandingan tersebut.
Insiden dimulai pada babak pertama ketika Try Setyo melakukan "tackling" keras terhadap salah satu pemain PON Kaltim, yang kemudian bereaksi dengan memukul wajah Try Setyo.
Keributan tersebut bisa terhenti ketika Harbiansyah Hanafiah, pemilik klub Persisam, langsung turun tangan dan menenangkan para pemain.
Pertandingan dilanjutkan kembali, dan pelatih Persisam Hendri Susilo mengganti Try Setyo dengan Diaz Angga untuk meredam suasana pertandingan yang sudah mulai memanas.
Aksi memanas pada babak pertama tersebut rupanya masih berlanjut di lima belas menit terakhir babak kedua, ketika pemain Persisam Akbar Rasyid dilanggar dari belakang oleh Derly pemain tim PON Kaltim.
Kedua pemain terlibat saling pukul hingga meluas terjadi perkelahian antara pemain kedua tim.
Situasi tersebut memaksa wasit menghentikan pertandingan dengan kedudukan sementara 3-2 untuk tim Persisam. (*)
Pewarta: ArumantoEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.