Lulusan STAIS harus berperan baik di pemerintahan maupun di masyarakat, jangan sampai bingung, tidak tau mau berbuat apa

Sangatta (Antaranews Kaltim) -  Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS) Kutai Timur (Kutim) kembali mewisuda  sebanyak 155  orang mahasiswa  angkatan ke-VIII  Tahun Akademik  2018/2019 di Gedung Serba Guna, Bukit Pelangi, Kamis (21/2)

Tampak hadir di acara wisuda STAIS  tersebut , Bupati Kutim H Ismunandar, Perwakilan Kopertais Wilayah XI Kalimantan DR Humaidi,  sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta DPRD Kutim Yulianus Palangiran serta H Sobrin Bagus. Turut hadir juga Mantan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

"Lulusan STAIS  harus berperan  baik di pemerintahan maupun di masyarakat, jangan sampai  bingung, tidak tau  mau berbuat apa," kata Bupati Kutim H Ismunandar.

Ia mengungkapkan bahwa  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan kedepan akan menjadi pusat ekonomi baru. Kawasan KEK tersebut berada di wilayah Kabuopaten Kutai Timur, maka  sebagai putra daerah, lulusan STAIS harus berperan dalam pembangunan.

Menurutnya  sarjana-sarjana ekonomi  syariah terbaik yang  dilahirkan STAIS hendaknya jangan kalah bersaing , harus memajukan Kutai Timur, jangan hanya menjadi penonton.

Sementara itu Ketua STAIS ,Erlyan Noor  berharap  agar para Sarjana lulusan STAIS bisa berkarya dibidangnya. Sudah banyak alimni STAIS yang berprestasi menjadi guru-guru dan dosen di Kota Samarinda. 

"Kami berterima kasih tak terhingga kepada pemerintah daerah yang mendukung penuh perguruan tinggi STAIS karena mewajibkan sekolah hingga sarjana di Kutai Timur," katanya.

Ia menyebutkan sebanyak 155  mahasiswa yang diwisuda  berasal dari beberapa program studi (Prodi)  antara lain  Prodi PAI Jurusan Tarbiah 65 mahasiswa ,  Prodi Ekonomi Syari'ah Jurusan Syari'ah 90 mahasiswa.

Lanjut Erlyan di antara semua lulusan tersebut  2 wisudawan  meraih predikat lulusan terbaik atau cum laude. Kemudian  ada 10 wisudawan  memiliki nilai IPK tertinggi diberi beasiswa.

"Perguruan Tinggi STAIS  memiliki  sekitar  900 mahasiswa, jumlah tersebut  menunjukkan animo  dan kepercayaan masyarakat kepada STAIS cukup tinggi (*)

 



Pewarta: Wardi Kutim
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026