Kami belum tahu apakah juga ada klub Kalimantan lainnya yang mendapat lisensi dari AFC tahun ini...,
Samarinda, (Antaranews Kaltim) - Klub sepak bola Borneo FC telah menyandang predikat sebagai klub profesional tingkat Asia, dan bisa berkiprah mengikuti Liga Champion Asia dan AFC Cup untuk musim kompetisi mendatang.
Club licensing officer Borneo FC, Reza Katamsi kepada awak media di Samarinda, Selasa, mengatakan, pihaknya telah menerima surat keputusan yang dikirimkan Licensing Committee PSSI ke manajemen Borneo FC, Senin (15/10/2018) malam.
Menurut Reza surat tersebut berisi bahwa AFC telahmemberikan lisensi klub profesional kepada Borneo FC.
"Kami belum tahu apakah juga ada klub Kalimantan lainnya yang mendapat lisensi dari AFC tahun ini. Kalau belum maka bisa dibilang, Borneo merupakan klub Kalimantan pertama di Indonesia yang dapat Lisensi Klub profesional," ungkap Reza.
Ia menjelaskan dalam penilainnya AFC menggunakan lima indikator untuk menilai suatu klub berstatus profesional.
"Kelima faktor tersebut antara lain sporting, infrastruktur, personal dan administrarif, legal, serta finance," jelasnya.
Menurut Reza, pihaknya sudah mengajukan lisensi sejak tahun lalu namun sempat gagal di salah satu indikator.
"Musim lalu kita terjegal di sporting untuk pembinaan usia muda. Di awal tahun kita sudah coba menyelesaikan. Alhamdulilah kita bisa mendapatkan lisensi," ujarnya.
Dengan lisensi ini, Reza mengaku timnya akan mendapat sejumlah manfaat penting untuk bisa bersaing di kompetisi AFC.
"Lisensi ini sebagai syarat jika klub ini berlaga di kompetisi AFC seperti liga champions Asia dan AFC Cup, selain itu lisensi ini juga menaikkan posisi tawar kita dengan calon sponsor. Yang jelas ini kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Samarinda," tutur Reza.
Untuk infrastruktur stadion, sebenarnya kandang Borneo FC, Stadion Segiri memenuhi syarat sebagai stadion yang layak. Fasilitas dan rumputnya juga mendukung untuk digelar laga selevel AFC.
Namun saat ini, kendala stadion Segiri Samarinda hanya di sektor penerangan, lantaran tak cukup terang jika menggelar laga malam.
"Namun ini tak jadi persoalan jika berlaga di kompetisi AFC, lantaran jadwal pertandingan akan menyesuaikan kondisi stadion," katanya.
Beberapa klub Indonesia yang bertarung di level AFC, jarang memainkan laga di malam hari. Kecuali Persija Jakarta yang menggunakan stadion Gelora Bung Karno dengan penerangan sangat layak di malam hari.
Pewarta: ArumantoEditor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026