Samarinda (ANTARA Kaltim) -  Kesebelasan Mitra Kukar tidak berani sesumbar menghadapi PSS Sleman pada laga lanjutan kompetisi Piala Presiden 2017 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (9/2).

Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra yang dihubungi dari Samarinda, Rabu, mengakui, PSS Sleman memang bukan tim Super liga Indonesia, namun pada Piala Presiden 2017 ini mereka punya nilai yang bisa diperhitungkan salah satunya karena bertindak sebagai tuan rumah Grup 1.

"Tentunya ada motivasi besar dari lawan (PSS Sleman-red) untuk bisa lolos ke babak selanjutnya, apalagi mereka tampil dihadapan publiknya sendiri,"jelasnya.

Bahkan, lanjut Jafrie, klub sekelas Persipura Jayapura yang notabene kampiun TSC 2016, mampu ditahan imbang PSS Sleman.

Ia meyakini tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut akan menyulitkan timnya dalam mengincar poin penuh berupa kemenangan.

"Kami tidak ingin kehilangan angka di pertandingan kedua. Saya harap anak-anak bisa bermain baik dan melanjutkan kemenangan," kata Jafri.

Ia berharap anak asuhnya bermain disiplin seperti yang ditunjukkan pada kaga perdana melawan Persegres lalu.

Saat itu Mitra Kukar berhasil memenangkan pertandingan dengan catatan clean sheet. Hasil tersebut merupakan buah kedisiplinan lini belakang membendung serangan lawan.

Kemungkinan Jafri tetap akan memasang duet Dedi Gusmawan dan Jorge Gotor sebagai palang pintu. Kedua pemain sejauh ini sudah menunjukkan komunikasi yang baik di jantung pertahanan.

Sejauh ini pemain Mitra Kukar dalam kondisi fit dan siap tempur. Sebelumnya para pemain refresh sejenak untuk pemulihan kondisi.(*)

Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026