Samarinda (ANTARA News - Kaltim)- Tim dayung asal Provinsi Kaltim tidak kecewa meskipun hanya meraih medali perunggu di nomor bergengsi Dragon Boat 1.000 meter Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Danau Buatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, kemarin (22/12).
      
"Kami cukup puas meski tim kami hari ini hanya meraih perunggu di nomor bergengsi dengan 22 kru," kata Manager Tim Dayung Pengprov Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kaltim, Intoniswan dihubungi dari Samarinda, Rabu.
      
Ia menilai bahwa Kaltim tidak kecewa karena saingan dalam babak final adalah tim dayung dari Riau dan Jawa Barat yang atletnya berintikan atlet Pelatnas yang telah menyumbangkan emas di Asia Games lalu. "sehingga wajar saja atlet dayung Kaltim belum mampu menandinginya," imbuh dia.
      
Sementara catatan waktu yang diperoleh Kaltim sehingga mampu mendapat juara ketiga adalah dengan waktu tempuh 3.57.53.
      
Sedangkan medali emas diraih tim dayung Riau dengan waktu tempuh 3.51.74, dan medali perak disabet tim dari Jawa Barat dengan waktu tempuh 3.53.82.
      
Di nomor 1.000 meter ini Pengprov PODSI Kaltim menurunkan atlet dari Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Paser karena berdasarkan seleksi dan prestasi, mereka yang dinilai mampu untuk bersaing di Kejurnas Riau.
      
Pada nomor bergengsi lainnya, yakni nomor Dragon Boat 1.000 meter, tim dayung PODSI Kaltim juga berhasil melaju ke final, tapi hanya mampu menduduki urutan ke- 4 dengan catatan waktu 4.44.49.
      
Sedangkan juara pertama atau medali emas di nomor ini diraih tim dari Riau dengan waktu 4.36,64, medali perak direbut oleh Jawa Barat dengan waktu tempuh 4.39,60, dan medali perunggu direbut tim dari Jawa Timur dengan catatan waktu 4.44,49.
      
Tim dayung Kaltim juga telah mengikuti pertandingan di nomor Kayak, Conowing, dan rowwing, namun hanya mampu bertahan sampai babak semi final.
      
Menurut Intoniswan, ini pertama kali tim dayung Dragon Boat Kaltim mengikuti Kejurnas namun hasilnya tidak mengecewakan. Sedangkan hasil maksimal belum dicapai karena atlet Kaltim masih kelelahan setelah mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim.
      
Selain itu, atlet dayung Kaltim juga belum sempat mengadakan latihan bersama selama di Riau. Faktor lain yang sangat mengganggu adalah dayung yang digunakan daunnya lebih kecil dari yang biasa dipakai latihan selama di Kubar dan Paser.
      
"Kamis (23/12) atlet dayung Kaltim juga akan berlomba di nomor Dragon Boat 500 meter dengan kru sebanyak 22 dan 12 orang, kami mohon doa semoga atlet Dayung Kaltim bisa tampil maksimal," kata Intoniswan.
      



Editor : Iskandar Zulkarnaen

COPYRIGHT © ANTARA 2026