Gerakan pramuka adalah aset bangsa yang sangat dibutuhkan Negara, sehingga gerakan pramuka harus ditanamkan pada generasi muda sejak dini, sehingga mental dan karakter bangsa yang dibangun dalam gerakan ini dapat mendukung pembangunan bangsa dan Negara.
“Sesuai keinginan Pemerintah Pusat yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar semua pihak dapat menyukseskan gerakan nasional revolusi mental, maka pramuka telah menyiapkan itu. Karena dalam pembinaan kader pramuka telah ditanam revolusi mental,†kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ketika menghadiri welcome dinner temu nasional (Tenas) Purna Aktivis Dewan Kerja (PADK) Pramuka di Pendopo Lamin Etam beberapa waktu lalu.
Awang mengaku tanpa gerakan pramuka, tidak mungkin bisa berdiri di hadapan peserta PADK di Kaltim sebagai Gubernur Kaltim. Gerakan pramuka sangat berperan menumbuhkan semangat dan kreatifitas anak bangsa yang kuat dalam menjadi pemimpin berbakti bagi bangsa dan Negara.
Karena itu, melalui kegiatan PADK di Kaltim diharapkan dapat membangun eksistensi gerakan pramuka di Indonesia. Bahkan diharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan pemikiran dan solusi membangun bangsa.
“Pemikiran tersebut diperlukan, agar mendukung generasi muda untuk eksis dalam gerakan pramuka. Sehingga melalui gerakan ini generasi muda ke depan dapat menjadi candradimuka bangsa dan Negara yang memiliki mental dan karakter yang kuat,†jelasnya.
Aktivis pramuka diharapkan selalu ada di mana-mana, dari berbagai profesi apapun, mulai pemerintahan, legislative hingga pengusaha. Bahkan dengan gerakan ini, aktivis pramuka juga menjadi pelopor Trisakti dan Nawa Cita yang kini mulai kembali dibangun Presiden Jokowi.
Welcome dinner PADK yang juga yang juga dihadiri Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi dan sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim itu dirangkai dengan penandatanganan pencanangan Bumi Perkemahan di Kawasan Bukit Soeharto, Samboja Kutai Kartanegara oleh Gubernur Awang Faroek Ishak yang disaksikan Sekprov Rusmadi dan sejumlah aktivis purna pramuka.(Humas Prov Kaltim/jay)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.