"Tak ada istilah lain, kecuali menang. Kemenangan adalah harga mati lawan Persisam," kata Pelatih Persiba, Junaidi di Balikpapan, Sabtu.
Ia dituntut untuk menjawab keraguan publik Balikpapan yang kini merebak, tidak hanya kepada dirinya sebagai pelatih, tapi juga kepada motivasi pemain-pemainnya.
"Saya paham keraguan itu, mengingat hasil tidak memuaskan yang kita dapat Kamis (28/10) kemarin," kata Bang Jun, panggilan akrab Junaidi, pelatih Persiba dengan lisensi A FIFA.
Sbelumnya, di depan 5.000 penontonnya, Persiba Balikpapan bermain buruk saat lawan Bontang FC. Skuad Beruang Madu bahkan ketinggalan 0-1 terlebih dahulu dari gol Kenji Adachihara di menit ke-20.
Balikpapan baru bisa menyamakan kedudukan di 30 detik terakhir pertandingan, di menit ke-95 setelah injury time 5 menit. Menyesakkan bagi Bontang FC, gol Persiba dicetak dari titik penalti. Robertino Pugliara menyamakan kedudukan setelah Khairul Amri diganjal Arifki di kotak 16 meter.
Kepemimpinan wasit Jerry Elly pun dikecam habis-habisan kubu Bontang FC. Sebab itu, satu point dari Bontang tak cukup memuaskan fans dan manajemen. Kemenangan adalah harga mati sebagai hasil lawan Persisam nanti.
Bang Jun tampaknya dituntut untuk menyiapkan strategi dan taktik mumpuni lawan Pasukan Orange yang posisinya di klasemen lebih baik ketimbang Persiba itu.
"Yang pasti kita perbaiki adalah komunikasi antarpemain dan antarlini. Bila komunikasi bagus kembali, motivasi pemain akan berkobar kembali. Dengan motivasi tinggi, taktik dan strategi apa pun yang dijalankan pelatih dijamin bisa jalan," imbuh dia.
Dari segi formasi, Bang Jun yang mengejar kemenangan sudah jelas akan menginstruksikan menyerang sejak menit pertama. Formasi attacking football 4-3-3 dengan tridente Sultan Samma, Aldo Baretto, dan Khairul Amri akan ditopang sepenuhnya Donny Fernando, Robertino Pugliara, dan Kim Yong Hee.
Kembalinya Il capitano Mijo Dadic di lini belakang Persiba akan memperkokoh barisan pertahanan bersama pemain senior Muhammadan, Erik Setiawan, dan Eddy Gunawan.
Di bawah mistar gawang, sejumlah pendukung tim "Beruang Madu" itu menilai Bang Jun agaknya perlu mempertimbangkan Galih Sudaryono yang saat ini kondisi mentalnya lebih baik ketimbang Made Wirawan. Made, kebobolan lebih setengah lusin gol dalam dua partai tandang ke Bandung dan Palembang dua pekan lalu.
***4***
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.