"Kami memerlukan tambahan dana Rp1 miliar karena untuk membayar gaji honorer masih kurang," kata Kepala Dinkes Kabupaten Penajam Paser Utara Arnold Wayong saat dihubungi di Penajam, Selasa.
Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara telah mengusulkan tambahan anggaran tersebut pada APBD Perubahan 2016.
Anggaran yang diusulkan tersebut untuk menutupi kekurangan pembayaran gaji ratusan tenaga honorer yang bekerja di lingkungan Dinkes Kabupaten Penajam Paser Utara hingga Desember 2016.
Menurut dia, anggaran yang tersedia saat ini hanya cukup untuk membayarkan gaji pegawai honorer sampai September 2016.
"Kami akan berupaya memperoleh tambahan dana untuk menutupi kekurangan gaji honorer itu di APBD Perubahan 2016," kata Arnold.
Kekurangan anggaran di Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut membuat sejumlah pegawai honorer merasa khawatir, karena tidak menutup kemungkinan berdampak kepada pengurangan tenaga honorer.
Di tengah kondisi keuangan daerah yang semakin menurun dan mengalami defisit ratusan miliar rupiah, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara sedang mengevaluasi sejumlah kegiatan di setiap satuan kerja perangkat daerah atau SKPD.
Evaluasi tersebut tidak menutup kemungkinan berimbas pada mengurangi jumlah pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk menyeimbangkan kemampuan kas daerah. (*)
Pewarta: Bagus Purwa: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.