Menurut Selamat Ari Wibowo yang ditemui di Samarinda, Kamis, poin paling penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan adalah perhatian terhadap taraf hidup dan kesejahteraan para pengajar/guru di setiap sekolah.
"Jangan sampai profesi guru merupakan pekerjaan sampingan yang dilirik sebelah mata. Padahal tugas ini sangat penting dan berat, karena bersinggungan langsung dengan upaya mencerdaskan anak bangsa di masa mendatang," katanya menanggapi program pendidikan di wilayah Kaltim
Selama ini, menurut ia, kinerja guru selalu menjadi sorotan berbagai pihak, terutama dalam hal kualitas mengajar. Namun, sebaliknya ketika para guru sudah bekerja profesional, mereka jarang diperhatikan aspek kesejahteraannya.
"Harusnya bisa berimbang, kalau mereka (guru-red) kerjanya sudah bagus, harus ada perhatian serius terkait kesejahteraannya," katanya.
Selain perhatian terhadap guru, lanjut Ari, sarana dan sistem pendidikan juga penting untuk diperhatikan, demi menjamin kualitas pendidikan yang lebih baik.
"Keberadaan guru, terutama yang berstatus honorer sangat menentukan kelancaran proses belajar mengajar di sekolah yang guru PNS-nya terbatas, seperti yang banyak terlihat di beberapa daerah pedalaman Kaltim," ujarnya.
Ia berharap dalam upaya perlindungan profesi guru, hendaknya perlu ada peraturan daerah sebagai perlindungan terhadap profesi tenaga pengajar ini.
Dengan peraturan ini diharapkan berbagai permasalahan belajar mengajar, baik antara guru dan murid atau orangtua siswa tidak langsung masuk ke dalam ranah hukum.
"Bisa saja persoalan diselesaikan melalui dewan etik guru yang di dalamnya meliputi lembaga bantuan hukum PGRI dan Dewan Kehormatan Guru (DKG)," tegas Ari. (*)
Pewarta: ArumantoEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.