Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, memberikan bantuan keuangan (bankeu) kepada Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar Rp17 miliar untuk perluasan cakupan layanan air bersih di kabupaten itu.
"Tahun ini ada bankeu Rp17 miliar dari pemerintah provinsi," ujar Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara Abdul Rasyid ketika ditanya mengenai layanan air bersih di Penajam, Rabu.
"Bankeu itu untuk pengembangan jaringan pipa distribusi untuk perluasan cakupan layanan air bersih," tambahnya.
Pengembangan jaringan pipa distribusi air bersih dilakukan di wilayah Desa Babulu Darat dan Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, serta di wilayah Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam dan wilayah Kecamatan Waru.
"Dana bankeu itu juga digunakan untuk pembangunan reservoir di Desa Babulu Darat,” katanya.
Pengerjaan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang saat ini masih tahap lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Penajam Paser Utara.
Adanya pengembangan jaringan pipa distribusi air bersih di Kecamatan Babulu, jelas dia, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas instalasi pengolahan air (water treatment plant/WTP).
Selanjutnya ditargetkan peningkatan kapasitas WTP Babulu antara 30 sampai 40 liter per detik, yang saat ini hanya 10 liter per detik, demikian Abdul Rasyid.
Baca juga: Bappeda terima masukan Koalisi PRIMA hal perbaikan layanan sanitasi dasar
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026