"Jumlah ekspor sepanjang 2014 itu mengalami penurunan sebesar 17,03 persen jika dibandingkan dengan nilai ekspor sepanjang 2013 yang mencapai 31 miliar dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Aden Gultom di Samarinda, Senin.
Nilai ekspor sebanyak itu berasal dari migas dan non migas, yakni ekspor migas sebesar 10,86 miliar dolar Amerika dan ekspor nonmigas sebesar 14,85 miliar dolar.
Sejumlah komoditas yang diekspor Kaltim senilai itu antara lain bahan bakar mineral dengan nilai 23,79 miliar dolar. Bahan bakar mineral ini terbagi dua, yakni berupa ekspor migas senilai 10,86 miliar dolar dan non migas senilai 12,92 miliar dolar.
Sedangkan jenis non migas di luar bahan bakar mineral antara lain kayu dan barang-barang dari kayu dengan nilai 484 juta dolar, ekspor pupuk senilai 349 dolar, ekspor lemak minyak hewani atau nabati serta turunannya senilai 359 juta dolar.
Berikutnya ekspor bahan kimia anorganik, senyawa organik dan sejenisnya senilai 322 juta dolar, ekspor ikan, krustesea, serta vertebrata air lain senilai 115 juta dolar Amerika, ekspor reaktor nuklir, ketel, mesin dan peralatan mekanis senilai 58 juta dolar.
Selanjutnya ekspor bahan kimia organik senilai 115,5 juta dolar, ekspor kendaraan selain yang bergerak di atas rel serta aksesorisnya senilai 26 juta dolar, dan ekspor tembakau serta pengganti tembakau dipabrikasi senilai 19 juta dolar Amerika.
"Secara kumulatif, nilai ekspor Kaltim Januari-Desember 2014 turun 17,03 persen ketimbang periode yang sama 2013. Demikian juga ekspor migas mencapai 10,87 miliar dolar Amerika atau menurun 15,39 persen, dan ekspor non migas turun 18,20 persen," kata Aden. (*)
Pewarta: M.Ghofar: Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.