“Kita apresiasi keinginan Pemprov Kaltim dan kegiatan ini sangat positif. Untuk jangka panjang maka pemerintah daerah harus membangun perguruan tinggi atau fakultas membidangi peternakan,†ujar Direktur Budidaya Fauzi Luthan pada Rakontekda Pembangunan Peternakan di Sangatta, pekan lalu.
Diakuinya, potensi Kaltim sangat besar untuk pengembangan program namun harus melakukan berbagai kegiatan pengembangan. Misalnya, mempersiapkan sumber daya manusia baik tenaga teknis maupun tenaga lapangan melalui sektor pendidikan.
Selain itu, mengoptimalkan potensi alam yang tersedia. Diantaranya, pakan ternak yang saat ini sudah cukup tersedia dimana-mana, namun perlu dilakukan pengembangan teknologi yang lebih tepat sehingga pakan yang tersedia ini akan lebih berkualitas lagi.
Selanjutnya, perlu dilakukan tambahan indukan bibit sebab dengan kondisi saat ini akan sulit memperoleh indukan dalam negeri. Sehingga perlu import bibit berupa indukan betina produktif sangat positif terutama dari negara terdekat seperti Australia.
“Faktor seperti SDM harus diperkuat dengan pengembangan kompetensi dan keterampilan melalui dunia pendidikan termasuk pengembangan teknologi yang dibutuhkan pada subsektor peternakan dan bibit ternak tersedia maka program 2 Juta Sapi terwujud,†jelasnya.
Ditegaskan, perlunya ketersediaan sarana pendidikan berupa perguruan tinggi ataupun fakultas yang membidangi peternakan yang dibangunkan pemerintah daerah. hal ini penting guna mempersiapkan tenaga-tenaga yang mampu menangani kegiatan di tingkat lapang.
“Kami yakin Kaltim mampu mewujudkan program ini dengan ketersediaan kawasan serta dukungan swasta dan akademisi serta komitmen pemerintah daerah. Kalau kita ingin peternakan Kaltim maju maka pendidikan harus menjadi prioritas, walaupun belum menghasilkan dokter hewan namun minimal sarjana peternakan,†ungkap Fauzi Luthan.(Humas Prov Kaltim/yans)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.